OPTIMASI PENGGANTIAN SUBSTRAT DAN EKSPOS UDARA PADA PRODUKSI KEFIR-AIR

Main Article Content

Sri Rejeki Pertiwi

Abstract

Suplai makanan dapat mempengaruhi pertumbuhan mikroba. Suplai makanan dapat diperbaharui dengan perlakuan penggantian substrat. Pada penelitian awal diamati pertambahan bobot biji kefir-air dan perubahan nilai pH kefir-air yang difermentasikan pada berbagai frekuensi penggantian substrat. Biji kefir-air difermentasikan pada media larutan gula 5% dengan perlakuan frekuensi penggantian substrat (setiap 1, 2, 3, 4, 5 hari) selama 20 hari. Frekuensi penggantian substrat berpengaruh terhadap pertambahan bobot biji kefir-air dan nilai pH. Pertambahan bobot biji kefir-air maksimal dicapai pada perlakuan penggantian substrat setiap hari. Pada penelitian berikutnya diamati pertambahan bobot biji kefir-air, nilai pH, tatal bakteri, dan total khamir pada kefir-air yang difermentasikan pada 2 perlakuan ekspos udara (wadah tertutup dan terbuka) dan substrat diganti setiap hari. Perlakuan ekspos udara tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot biji kefir-air tetapi berpengaruh nyata terhadap nilai pH, total baketri, dan jumlah khamir. Total bakteri dan total khamir lebih tinggi dijumpai pada perlakuan wadah tertutup.
Kata kunci: ekspos udara, kefir-air, penggantian substrat.

Article Details

Section
Articles