Penentuan Konsentrasi Lye (Larutan Alkali) Pada Proses Sintesis Foaming Agent Oleat

Main Article Content

Sri Wahyuni

Abstract

Foaming agent dari minyak sawit mulai dikembangkan sebagai salah satu aternatif  untuk menggantikan penggunaan petroleum based karena merupakan bahan terbarukan yang tidak beracun, ramah lingkungan, dan mudah didegradasi oleh alam. Pada penelitian ini dilakukan sintesis foaming agent dengan mereaksikan asam lemak oleat sawit dengan lye atau larutan alkali NaOH. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan foaming agent dengan karakteristik terbaik melalui penentuan perhitungan jumlah lye atau larutan NaOH yang tepat untuk kebutuhan proses saponifikasi netralisasi. Penelitian sintesis foaming agent dilakukan melalui proses saponifikasi netralisasi asam oleat dengan lye NaOH dengan memvariasikan teknik perhitungan penentuan kebutuhan lye. Perbandingan rasio molar antara asam oleat dengan lye alkali adalah 1:1, suhu proses saponifikasi netralisasi 50oC,  kecepatan pengadukan 250 rpm selama 90 menit. Pengamatan dilakukan terhadap kualitas dan kinerja foaming agent yang dihasilkan. Hasil analisis kualitas foaming agent Na-Oleat, menunjukkan bahwa konsentrasi lye atau larutan alkali berpengaruh terhadap kualitas dan kinerja lapangan foaming agent. Hasil penelitian terbaik diperoleh dari penggunaan bilangan penyabunan dalam perhitungan penentuan jumlah alkali yang digunakan dengan karakteristik sebagai berikut: nilai derajat keasaman (pH) 8.32, densitas 1.0658 g/cm3, viskositas 1.2 cP, stabilitas busa 12,5 % dan stabilitas emulsi 87,5 %.

Kata kunci: foaming agent, asam oleat, lye NaOH

Article Details

Section
Articles