PERFORMA DOMBA LOKAL YANG DIBERI RANSUM RUMPUT LAPANG DAN AMPAS TAHU YANG DIPELIHARA SECARA TRADISIONAL

Main Article Content

OAF Metkono
Dede Kardaya
Deden Sudrajat

Abstract

Penelitian tentang performa domba lokal yang diberi ransum rumput lapang dan ampas tahu dengan imbangan berbeda telah dilakukan selama satu bulan untuk mengetahui rasionya yang optimal untuk menghasilkan performa domba lokal terbaik. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakukan sebagai berikut: 1) 100% rumput lapang 2)25% rumput lapang + 75% ampas tahu 3) 50% rumput lapang + 50% ampas tahu, 4) 75% rumput lapang + 25% ampas tahu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa domba lokal yang diberi ransum 75% rumput lapang + 25% ampas tahu memperlihatkan konsumsi ransum yang sama dengan (P>0,05), konversi ransum yang lebih baik (P<0,05), dan pertambahan panjang badan yang lebih tinggi (P<0,05) daripada domba lokal yang diberi rumput lapang 100%. Lebih daripada itu, ransum 75% rumput lapang+25% ampas tahu merupakan ransum yang lebih efisien, baik secara teknis maupun ekonomis bagi ternak domba lokal betina yang dipelihara dalam kondisi tradisional.

Article Details

How to Cite
Metkono, O., Kardaya, D., & Sudrajat, D. (2017). PERFORMA DOMBA LOKAL YANG DIBERI RANSUM RUMPUT LAPANG DAN AMPAS TAHU YANG DIPELIHARA SECARA TRADISIONAL. Jurnal Pertanian, 2(2), 88–94. https://doi.org/10.30997/jp.v2i2.562
Section
Articles
Author Biographies

OAF Metkono, Yamaluk Bamutuk Soares Timor Furak Distrik Oekusi YBSRDTL Timor Oekusi, Timor Leste.

Yamaluk Bamutuk Soares Timor Furak Distrik Oekusi YBSRDTL Timor Oekusi, Timor Leste.

Dede Kardaya, Universitas Djuanda

Fakultas Agribisnis dan Teknologi Pangan

Most read articles by the same author(s)