PERFORMA PERTUMBUHAN DOMBA LOKAL JANTAN YANG MENDAPAT PAKAN TEPUNG KULIT KOPI

Deden Sudrajat

Abstract

Kulit kopi adalah salah satu limbah pengolahan kopi yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji respon performa pertumbuhan domba lokal yang
mendapat pakan tepung kulit kopi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, Perlakuan terdiri atas: R0 : Rumput lapang 70%
+ 30% konsentrat tanpa tepung kulit; R1 : Rumput Lapang 70% + 30% konsentrat dengan tepung
kulit kopi 5% ; R2 : Rumput lapang 70% + 30% konsentrat dengan tepung kulit kopi 10% ; R3 :
Rumput lapang 70% + 30% konsentrat dengan tepung kulit kopi 15%. Hasil penelitian menunjukkan
pemberian tepung kulit kopi tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering dan protein
kasar serta pertumbuhan bobot badan, lingkar dada dan pertumbuhan tinggi pundak, tetapi
berpengaruh terhadap konsumsi serat kasar, lemak kasar dan TDN) serta pertambahan panjang
badan. Sehingga pemberian ransum tepung kulit kopi tidak memberikan hasil yang signifikan
terhadap performa ternak, namun pemberian tepung kulit kopi sebanyak 5% menghasilkan IOFC
paling tinggi dan efisiensi pakan yang lebih baik.

Full Text:

PDF

References

Aboenawan, L. 1991. Pertambahan berat

badan, konsumsi ransum dan total

degistible nutrient (TDN) pellet isi

rumen dibanding pellet rumput pada

domba janta. Laporanpenelitian.

Fakultas Peternakan, Institut Pertanian

Bogor, Bogor.

Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan

Ternak Umum. PT Gramedia, Jakarta.

Aregheore, E. M. 2000. Crop residues and

agroindustrial by product in four

Pasific Island countries: availability,

utilization and potensial value in

ruminant nutrition. Asian-Aust.j.of

Anim.Sci. 13 (Supplement B): 266-

Blakely, J. dan D. H. Bade. 1985. Ilmu

Peternakan. Edisi Ke-IV. Terjemahan

: Bambang Srigandono. Gadja Mada

University Press, Yogyakarta.

Boorman, K. N. 1980. Dietary constraints

on nitrogen retention. In: P.J. Buttery

and D.B. Lindsay. Protein Deposition

in Animals. Butterworths, London.

Church, D. C. 1991. Digestive Physiologi

and Nutrition of Ruminants. Oregon

State Uneversity Press, Carvallis,

Oregon.

Coleman, S. W. & J. E. Moore. 2003. Feed

quality and animal performance. Field

Crops Res. 84:17-29.

Devendra, C. and G.B. McLeroy. 1992.

Sheep breeds. In : C. Devendra and G.

B. McLeroy (Editor). Goat and sheep

Production in The Tropic. ELBS.

Longman Group Ltd, England.

Djadjuli, M. 1982. Perbandingan Nilai

Gizi Untuk Empat Macam Hijauan

Pada Ternak Domba. Laporan

Penelitian. Fakultas Peternakan,

UNPAD.

Haddad, S. G. & H. M. Younis. 2004. The

effect of adding ruminally protected

fat in fattening diets on nutrient

A Sihotang Tepung Kulit Kopi dan Efisiensi Pakan

intake, digestibility and groeth

peformance of Awassi lambs. Anim.

Feed Sci. Tech. 113:61-69.

Haryanto, B. dan A. Djajanegara, 1993.

Pemenuhan kebutuhan Zat-zat

Makanan Ternak Ruminansia Kecil.

Sebelas Maret University Press,

Surakarta.

Inounu, I. Dan K. Dwiyanto. 1996.

Pengembangan ternak domba di

Indonesia. Jurnal Penelitian dan

Pengembangan Pertanian, XV (3): 61-

Lu, C.D., J.R. Kawas, & O. G. Mahgoub.

Fiber digestion and utilization in

goats. Small Rumin. Res. 60:45-65.

Martawidjaja, M. 1998. Pengaruh taraf

pemberian konsentrat terhadap

keragaan kambing kacang betina

sapihan. Prosiding seminar nasional

peteernakan dan veteriner. Balai

penelitian ternak, Bogor.

Murni, R.Suparjo. Akmal. B.L. Ginting.

Buku Ajar Teknologi

Pemanfaatan Limbah untuk Pakan.

Laboratorium Makanan Ternak.

Fakultas Peternakan Universitas

Jambi.

Mulyaningsih, T. 1990. Penampilan

domba ekor tipis (ovis aries) jantan

yang digemukan dengan beberapa

imbangan konsentrat dan rumput

gajah (Pennisetum purpureum).

Skripsi. Fakultas Peternakan Institut

Pertanian Bogor, Bogor.

Murtidjo, B. A. 1993. Memelihara Domba.

Kanisius, Yogyakarta.

National Research Council (NRC). 1995.

Nutrient Reguirements of sheep. 11th

Editon. LEA and Debiger,

Thailadelphia. P:235-239.

National Research Council. 1994. Nutrient

Requirement of Poultry. 9th Revised

Edition. National Academy Press,

Washington.

National Research Council. 2006. Nutrient

Requirement of Sheep. National

Academy Prees, Washington

Nolan, M.F., Valda, C., Handayani, S.W.,

and Floyd, R. 1994. Agriculture,

population, and environment: A look

at commercial of small ruminant

production in south Asia. In Strategic

Development of Small Ruminant

Production in Asia and the Pacific.

Proceedings of a symposium held in

conjunction with 7th Asian

Australasian Association of Animal

Production Societies Congress

(Subandriyo and R.M. Gatenby,

Editors). Small Ruminant

Collaborative Research Support

Program, University of California

Davis, USA. pp.137-155.

Parakkasi, A. 1995. Ilmu Nutrisi dan

Makanan Ternak Ruminan.

Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Parakkasi, A. 1998. Ilmu Nutrisi

Ruminansia Pedaging. Departemen

Ilmu Makanan Ternak. Fakultas

Pertanian. Institut Pertanian Bogor:

Bogor.

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan

Makanan Ternak Ruminan.

Universitas Indonesia. Jakarta.

Pond, W. G., D. C. Church, & K. R. Pond.

Basic Animal Nutrition and

Feeding. 4th Edition. John Wiley and

Sons press, New York

Phang dan Lenvita. 2001. Pemanfaatan

bekatul, pollard dan jagung pada

media tumbuh terhadap produksi

tubuh buah jamur Shitake (Lentinula

edodes) di Dataran Rendah Ciomas,

Bogor. Skripsi. Fakultas Teknologi

Pertanian. IPB. Bogor.

Prawirodigdo, S., Tati Herawati, dan

B.Utomo. 2004. Pemanfaatan kulit

kopi sebagai komponen pakan

seimbang untuk penggemukan ternak

domba. Prosiding Seminar Nasional

Teknologi Peternakan dan Veteriner ,

halaman: 438-444 (I.W. Mathius, S.

Bahri, Tarmudji, L.H. Prasetyo, e.

Triwulaningsih, B. Tiesnamurti, I.

Sendow, dan Suhardono, Editor).

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Peternakan, Badan Penelitian dan

Pengembangan Pertanian, Departemen

Pertanian, Bogor.

Sarwiyono, J. H. G. Holmes dan B.

Mcllroy. 1988. Pengaruh penambahan

urea tetes dalam pakan kambing perah

laktasi. Prosiding Pertemuan Ilmiah

Ruminansia. Balai Penelitian

Peternakan Bogor.

Sitepu, N. 2011. Penampilan Produksi dan

Reproduksi Calon Induk Domba

Lokal (Jonggol) yang Mendapat

Ransum dengan Sumber Energi yang

Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan.

Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Soeparno. 1992. Ilmu dan Teknologi

Daging. Gajamada University Press,

Yokyakarta.

Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi

Daging. Gajah Mada University Press,

Yogyakarta.

Standar Nasional Indonesia. 1996. SNI

Bungkil Kelapa. SNI. 01-2904-1996.

Sudarman, A., K. G. Wiryawan & H.

Markhamah. 2008. Penambahan sabun

kalsium dari minyak ikan lemuru

dalam ransum: 1. Pengaruhnya

terhadap tampilan produksi domba.

Med. Pet. 31 (3): 166-171.

Sugeng, B. 2002. Sapi Potong. Penebar

Swadaya, Jakarta.

Suharti, F. M., W. Suryapratama dan S.

Rahayu. 2004. Analisis sifat fisik

rumput lokal. Animal production 6 (1)

: 37-42.

Sumantri C, Einstiana, Salamena, & I

Inounu. 2007. Keragaan dan hubungan

phylogenic antar domba lokal

Indonesia melalui pendekatan analisis

morfologi. J.Ilmu Ternak Veteriner

: 42-54.

Sutardi, T. 1981. Sapi Perah dan

Pemberian Makanannya. Deprtemen

Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak.

Fakultas Peternakan. Institut Pertanian

Bogor. Bogor.

Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. 1991.

Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu

Pendekatan Biometrik. Edisi Kedua.

Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

Jakarta

Tillman, E., H. Hartadi, S.

Reksohadipradjo dan S.

Labdosoeharjo.1989. Ilmu Makanan

Ternak Dasar. Gadja Mada University

Press, Yogyakarta.

Tillman, E., H. Hartadi, S.

Reksohadipradjo dan S.

Labdosoeharjo.1998. Ilmu Makanan

Ternak Dasar. Gadja Mada University

Press, Yogyakarta.

Tomaszewska, M.W., Sutama Putu, I.K.,

& Chaniago, D. T. 1991. Reproduksi,

Tingkah Laku dan Produksi Ternak di

Indonesia. PT Gramedia Pustaka

Utama . Jakarta.

Toha, M.D., D. Darmawi, H. Ediyanto, &

Z. Elymaizar. 1999. Pengaruh

Pemberian Jerami Jagung Sebagai

Pengganti Rumput Alam Dalam

Ransum Terhadap Pertumbuhan

Domba Lokal Jantan. Jurnal

Peternakan dan Lingkungan. 5 : 37-

Tomaszewska, M. W., I..M. Mastika, A.

Djajanegara, S. Gardiner & T. R.

Wiradarya. 1993. Produksi Kambing

dan Domba Indonesia. Sebelas Maret

University Press, Surakarta.

Trisyulianti, E.1998. Pembuatan wafer

rumput gajah untuk pakan ruminansia

besar. Seminar Hasil-Hasil Penelitian

Institut Pertanian Bogor. Jurusan Ilmu

Nutrisi dan Makanan Ternak .

Fakultas Peternakan. Institut Pertanian

Bogor. Bogor.

Utomo, R., 1982. Kemungkinan

Penggunaan daging buah kopi (coffee

A Sihotang Tepung Kulit Kopi dan Efisiensi Pakan

pulp) untuk ransum pedaging.

Laporan Penelitian. Proyek PPT-UGM

Tahun 1981/1982. Lembaga Penelitian

Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Wiradarya, T. R. 1998. Usaha

meningkatkan produksi daging ternak

domba dan kambing melalui

peningkatan kadar protein ransumnya.

J. II. Petanian Indonesia 1(1) : 37-44.

Zaenudin, D dan Murtisari, T. 1995.

Penggunaan Limbah Agro-Industri

Buah Kopi (Kulit Buah Kopi) dalam

Ransum Ayam Pedaging (Broiler).

Prosiding Pertemuan Ilmiah

Komunikasi dan Penyaluran Hasil

Penelitian. Sub Balai Penelitian

Klepu. Ungara

Refbacks

  • There are currently no refbacks.