EVALUASI KUALITAS SILASE LIMBAH SAYURAN PASAR YANG DIPERKAYA DENGAN BERBAGAI ADITIF DAN BAKTERI ASAM LAKTAT

Main Article Content

Septian Felly
Dede Kardaya

Abstract

Penelitian tentang silase yang terbuat dari limbah sayuran pasar tradisional yang diperkaya dengan berbagai aditif dan bakteri asam laktat telah dilakukan dalam tiga bulan untuk mengungkap kualitasnya. Penelitian dirancang dalam rancangan acak kelompok enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuannya terdiri atas: kulit jagung 33,33% + sawi putih 16,67% + kol 16,67% + dedak 33,33% (P1), kulit jagung 23,58% + sawi putih 16,98% + kol 16,98% + jerami 8,49% + dedak 33,96% (P2), kulit jagung 28,57% + sawi putih 28,57% + kol 14,29% + onggok 28,57% (P3), kulit jagung 25,00% + sawi putih 16,67% + kol 16,67% + jerami 8,33% + onggok 33,33% (P4), kulit jagung 33,33% + sawi putih 16,67% + kol 16,67% + pollard 33,33% (P5), dan kulit jagung 30,77% + sawi putih 15,38% + kol 15,38% + jerami 7,69% + pollard 33,33% (P6). Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisik silase yang diperkaya dengan dedak, onggok dan pollard memperlihatkan tekstur yang padat, beraroma khas, tidak berjamur dan berwarna hijau kekuningan hingga kecoklatan. Semua perlakuan menghasilkan kisaran pH silase yang berkualitas baik (3,2-4,2). Kandungan asam laktat yang dihasilkan silase yang mengandung dedak padi nilainya lebih tinggi bila dibandingkan silase beraditif onggok dan pollard. Populasi BAL pada silase yang mengandung onggok memiliki jumlah bakteri asam laktat yang relatif lebih banyak dibandingkan silase yang mengandung dedak padi dan pollard.

Article Details

How to Cite
Felly, S., & Kardaya, D. (2017). EVALUASI KUALITAS SILASE LIMBAH SAYURAN PASAR YANG DIPERKAYA DENGAN BERBAGAI ADITIF DAN BAKTERI ASAM LAKTAT. Jurnal Pertanian, 2(2), 117124. https://doi.org/10.30997/jp.v2i2.576
Section
Articles

References

Arnon, I. 1972. Crop Production in Dry Regions. Cox and Wyma Ltd. England.
Cappucino, J, G. and Sherman, N. 2005. Microbiology a Laboratory Manual. 7th Edition. Pearson Education, Inc. San Francisco. USA.
Ensminger, M, E. 1974. Feed and Nutrition Complete. 1st Ed. The Ensminger Publishing Company, Clovis. California. USA
Hadiwiyoto. 1994. Hijauan Makanan Ternak Potong, Kerja dan Perah. Kanisius, Yogyakarta.
Henderson, N. 1993. Silage Additives. Animal Feed Science Technology. 45:35-36.
Hughes, A and Metcalfe, J. 1972. 1988. The Influence of Nutrient Balance on Milk Yield and Composition. Dalam : P. C. Garnsworthy (Editor). Nutriton and Lactation on The Dairy Cow, Butterworths, London. England
Kung, D and Nylon, S. 2001. Tropical Tuber Crops. Jhon Willey and Sons, Chishester. UK.
Naumann. C and Bassler, R. 1997. VDLUFA-Methodenbuch Band III, Die Chemische Untersuchung von Futtermitteln. 3rd Edition. Darmstadt, Germany.
Macaulay, A. 2004. Evaluating Silage Quality. http://www1.agric.gov.ab.ca/department/depdocs.nsf/allfor4909 [27 Februari 2010].
Phang, L. 2001. Pemanfaatan Bekatul, Pollard dan Jagung Pada Media Tumbuh Terhadap Produksi Tubuh Buah Jamur Shitake (Lentinula edodes) di Dataran Rendah Ciomas, Bogor. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Bogor.
Susetyo, Kismono dan Soewardi. 1969. Hijauan Makanan Ternak, Direktorat Peternakan Rakyat. Dirjen Peternakan. Kementan RI. Jakarta.