STUDI KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SEMI INTENSIF

Authors

  • Fajar Lutfiana
  • Apendi Arsyad
  • Arti Yusdiarti

DOI:

https://doi.org/10.30997/jagi.v5i2.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan, kelayakan dan sensitivitas usaha petambak udang vaname semi intensif. Metode penelitian menggunakan purposive dan simple random sampling. Jumlah responden yang digunakan yaitu sebanyak 34 orang. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif melalui wawancara dan kuantitatif melalui analisis kelayakan finansial menggunakan kriteria penilaian investasi. Data diolah menggunakan bantuan Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaan usaha petambak udang vaname semi intensif di Desa Bumi Dipasena Agung adalah : Sumber modal terbesar yang digunakan adalah sendiri dan pinjaman dengan persentase sebesar 68%, padat tebar terbesar yaitu 11 – 20 ekor/m2 dengan persentase sebesar 71% atau rata-rata yaitu 19 ekor/m2 , usia tebar benur yaitu terbesar adalah post larva (PL) 10 dengan persentase sebesar 32% atau rata-rata yaitu PL 10, Lama pembudidayaan yaitu selama 75 hari, rantai pemasaran yaitu dari petembak kepada tengkulak, kelembagaan petambak yang diikuti adalah Perhimpunan Petambak Pengusaha Udang Wilayah (P3UW) Lampung, penentuan harga adalah ditentukan oleh tengkulak, proses pembayaran terbesar adalah tidak langsung dengan persentase sebesar 91%. Hasil analisis kelayak finansial menunjukkan bahwa usaha ini layak dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp.131.035.409 yang berarti layak yaitu lebih dari 0, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 36,5% yang berarti lebih besar dari bunga pinjaman yaitu 9%. Profiitability Index (PI)  sebesar 1,98 yang berarti setiap Rp.1 biaya yang dikeluarkan maka akan diperoleh keuntungan sebesar Rp.0,98, dan Discounted Payback Period (PP) selama 4 Tahun 3 Bulan yaitu layak sebab lebih kecil dari umur ekonomis usaha yaitu 7 Tahun dan berarti modal akan kembali setelah usaha berjalan selama 4 Tahun 3 Bulan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa maksimum penurunan jumlah produksi dan harga jual sebesar 22,37% serta maksimum kenaikan harga pakan sebesar 107,24%, dan benur sebesar 280,99%.

 

Kata Kunci :, NPV, IRR, PI, DPP, Sensitivitas

References

Daftar Pustaka
Amri, K dan Kanna, I. 2008. Budi Daya Udang Vaname Secara Intensif, Semi Intensif, dan Tradisional. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulang Bawang. 2017. Kecamatan Rawajitu Timur Dalam Angka. https://tulangbawangkab.bps.go.id. Diakses pada 15 Agustus 2018
Bank Indonesia. 2015. Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Lampung Triwulan II tahun 2015. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung. www.bi.go.id. Diakses pada 6 Agustus 2018
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2013. 10 Provinsi Produsen Utama Udang Vaname 2013. Kementerian Kelautan dan Perikanan. www.djpb.kkp.go.id. Diakses pada 20 Juli 2018
Gittinger, J Price. 2008. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. [Edisi Kedua]. Penerjemah Slamet Utomo dan Komet Mangiri. Universitas Indonesia. Jakarta
Kasmir dan Jakfar. 2017. Studi Kelayakan Bisnis [Edisi Revisi]. Prenadamedia group. Jakarta
Khrisna, W. Warsika, I. Dan Frederika, A. 2013. Analisis Capital Recovery Investasi Pada Proyek Condotel The Jimbaran View. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, Vol. 2 No. 1. Universitas Udayana, Denpasar
Peta Administrasi Kecamatan Rawajitu Timur. 2015. Kab Tulang Bawang. www. Tulangbawangkab .go.id. Di akses pada 1 Mei 2019

Downloads

Published

2019-12-24

How to Cite

Lutfiana, F., Arsyad, A., & Yusdiarti, A. (2019). STUDI KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SEMI INTENSIF. JURNAL AGRIBISAINS, 5(2). https://doi.org/10.30997/jagi.v5i2.2321
Abstract viewed = 535 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>