https://ojs.unida.ac.id/AGB/issue/feed JURNAL AGRIBISAINS 2021-10-13T05:37:00+00:00 Syaima syaima.laila@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Agribisains</strong> merupakan jurnal penelitian peer review open access berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Universitas Djuanda (UNIDA). <strong>Jurnal Agribisains</strong> didedikasikan untuk mempublikasikan temuan penelitian yang signifikan di bidang Sosial Ekonomi Pertanian, Agribisnis Pertanian, dan Sosiologi Pertanian. Kami menyambut artikel penelitian empiris asli dengan perspektif baru dan/atau pendekatan metodologis yang akan menarik pembaca internasional. Kami tidak menerima makalah konseptual dan teoritis yang tidak diminta. Jurnal ini dirancang untuk melayani para peneliti, pengembang, profesional, mahasiswa pascasarjana, dan orang lain yang tertarik dengan kegiatan penelitian mutakhir di bidang agribisnis.</p> <p>Jurnal ini terbit bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Jurnal Agribisains telah memperoleh ISSN dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan nomor <a href="http://u.lipi.go.id/1489710727" target="_blank" rel="noopener"><span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;">2550-1151</span></span> </a>(<strong>online</strong>) dan <a href="http://u.lipi.go.id/1421383137" target="_blank" rel="noopener"> <span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;">2442-5982</span></span></a> (<strong>print</strong>).</p> <p>Akreditasi Jurnal Agribisains: <a href="https://sinta.ristekbrin.go.id/journals/detail?id=3783">Peringkat SINTA 6.</a></p> <p> </p> https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/4365 ANALISIS USAHATANI PADI KONSUMSI DAN PENANGKAR BENIH 2021-09-16T13:15:09+00:00 Maijar Dinata lailasyaima@gmail.com Siti Masithoh sitimasitoh@unida.ac.id Himmatul Miftah hmiftah@yahoo.co.id <p>Penelitian dilakukan di Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan, bertujuan untuk (1) mengetahui keragaan usahatani padi konsumsi dan penangkar benih,(2) mengetahui tingkat pendapatan usahatani padi konsumsi dan penangkar benih, dan (3) mengetahui tingkat analisis <em>revenue cost ratio </em>pendapatan terhadap biaya usahatani padi konsumsi dan penangkar benih. Metode penelitian adalah analisa deskriptif dan kuantitatif (analisis pendapatan, R/C, titik impas/BEP, dan analisis uji t). Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi penangkar benih dari luas lahan 1 Ha sebesar Rp 23.728.288 dengan total penerimaan sebesar Rp 35.641.000 dan total biaya sebesar Rp 11.912.712,-. Pendapatan usahatani petani padi konsumsi dari luas lahan 1 Ha sebesar Rp 16.516.678 dengan total penerimaan sebesar Rp 27.257.900 dan total biaya sebesar Rp 10.741.222. (3) Hasil analisis R/C usahatani padi penangkar benih dari luas lahan 1 Ha sebesar 2,99 dan titik impas/BEP (harga) sebesar Rp 2.261, titik impas/BEP (produk) diperoleh 886 per kilogram, serta titik impas/BEP (penerimaan) sebesar Rp 5.517.678,-. Sedangkan hasil analisis R/C usahatani padi konsumsi dari luas lahan 1 Ha sebesar 2,54 dan titik impas/BEP (harga) sebesar Rp 2.089, titik impas/BEP (produk) diperoleh 1.081 per kilogram, serta titik impas/BEP (penerimaan) sebesar Rp 5.707.444,-. Berdasarkan hasil analisis uji t, nilai t hitung lebih besar dari t tabel, dengan nilai probabilitas kurang dari 0,05 artinya H0 ditolak atau H1 diterima, karena ada perbedaan yang nyata antara rata- rata pendapatan penangkar benih dengan padi konsumsi.</p> 2021-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL AGRIBISAINS https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/4366 ANALISIS RISIKO USAHATANI JERUK PAMELO 2021-09-16T13:09:10+00:00 Damay yanti syaimalailatul@apps.ipb.ac.id Wini nahraeni winisivadevi@yahoo.co.id Siti Masithoh sitimasitoh@unida.ac.id Arifah rahayu arifah.rahayu@unida.ac.id <p>Jawa Timur merupakan provinsi penghasil jeruk pamelo terbesar kedua di Indonesia, setelah Sulawesi Selatan (Pangkajene dan Kepulauan).&nbsp; Produksi jeruk pamelo berfluktuasi, yang mengindikasikan adanya risiko produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi pada jeruk pamelo, tingkat risiko produksi dan merekomendasikan alternatif penanganan risiko jeruk pamelo. Penelitian dilakukan di Desa Tambakmas Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan. Penarikan sampel menggunakan metode <em>s</em><em>i</em><em>mple random sampling</em> dengan jumlah petani sebanyak 50 orang. Metode analisis data menggunakan analisis <em>variance</em>, <em>standard deviation</em> dan <em>coefficient variation</em>. Sumber risiko dianalisis dengan skala likert 1-5 dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani mempersepsikan sumber risiko yang paling tinggi adalah kerusakan akibat serangan hama dan penyakit, ketergantungan pada cuaca dan musim dan kurangnya curah hujan/kekeringan. Jumlah <em>expected return</em> berdasarkan produksi sebanyak 6.739,55 buah dengan tingkat risiko sebesar 0,64 artinya tingkat risiko yang dihadapi sebesar 64%. Nilai <em>expected return</em> berdasarkan penerimaan adalah sebesar Rp33.589.163,87 Penanganan yang dilakukan untuk mengurangi risiko adalah pengendalian hama dan penyakit dan pemeliharaan secara intensif seperti sanitasi kebun, pemeriksaan berkala buah yang terkena hama dan penyiraman.</p> 2021-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL AGRIBISAINS https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/4364 ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN RISIKO DISTRIBUSI MELON (Cucumis melo L.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL 2021-09-16T12:51:46+00:00 Januar Ramadhan faperta@unida.ac.id Arti Yoesdiarti arti.yoesdiarti@unida.ac.id Himmatul Miftah hmiftah@yahoo.co.id <p>Penelitian bertujuan untuk menganalisis efisiensi saluran pemasaran dan risiko distribusi Melon yang dijual di pasar tradisional Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan di Pasar Jambu Dua dan Pasar Baru Bogor, pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive karena kedua pasar tersebut merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Bogor yang mendistribusikan buah dengan kuantitas terbanyak salah satunya yaitu Melon. Penentuan sampel dilakukan secara <em>purposive</em> untuk pedagang retail di pasar tradisional Kota Bogor dan <em>snowball sampling</em> untuk pelaku tataniaga yang menyuplai ke pedagang eceran. Hasil penelitian menunjukan terdapat dua saluran pemasaran yang terbentuk. Saluran I Pedagang pengumpul di Klaten dan Kulonprogo - pedagang besar Pasar Induk Kramat Jati-pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir, saluran II Pedagang pengumpul di Grobogan - pedagang besar Pasar Induk Kramat Jati - pedagang pengecer Pasar Tradisional Kota Bogor - konsumen akhir. Nilai marjin pemasaran dan <em>farmer’s share</em> pada analisis efisiensi saluran pemasaran menunjukan saluran pemasaran I dan II memiliki nilai marjin total yang sama yaitu Rp. 10.000 dan&nbsp; <em>farmer’s share </em>paling tinggi yaitu pada saluran pemasaran II sebesar 23,08%. Hasil analisis risiko distribusi dengan pendekatan <em>Enterprise Risk Management</em> (ERM) menunjukan risiko paling tinggi adalah susut bobot tingkat pedagang pengumpul, rusak fisik di tingkat pedagang besar dan susut bobot di tingkat pedagang pengecer</p> 2021-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL AGRIBISAINS https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/4354 ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.) 2021-07-21T06:48:40+00:00 Rian Hidayat rian.hidayat@unida.ac.id <p>Penelitian ini betujuan untuk mengetahui keragaan usaha, kelayakan finansial dan sensitivitas usahatani Pepaya California. Metode penentuan responden menggunakan <em>Cluster Random Sampling</em>. Jumlah petani responden yang digunakan yaitu 20 orang. Penelitian ini menggunakan analisis NPV, IRR, Net B/C, PP, dan uji sensitivitas. Hasil penelitian menunjukan keragaan usaha Pepaya California di kelompok tani Lugina yaitu: sumber modal yang digunakan petani sebesar 100% modal sendiri. Kriteria luas lahan usaha tani dibedakan menjadi dua yaitu skala I dengan luas lahan 0,5 ha, sedangkan skala II dengan luas lahan 1 ha. Adapun status kepemilikan lahan yang dimanfaatkan petani 100% milik sendiri. Hasil yang diperoleh pada usaha tani skala I dengan luas lahan 0,5 ha, sedangkan skala II dengan luas lahan 1 ha, hasil analisa usaha taninya dinyatakan layak. Hasil analisis finansial dilakukan melalui perhitungan <em>cashflow</em>. Hasil perhitungan NPV lebih besar dari 0 yaitu skala I sebesar Rp.10.560.290 dan skala II sebesar Rp.35.869.202. Nilai Net B/C lebih dari 1 yaitu skala I sebesar 1,55 dan skala II sebesar 2,49. Nilai IRR yang dihasilkan pada skala I sebesar 46% dan skala II sebesar 108% lebih besar dari <em>discount rate</em> yang digunakan yaitu suku bunga Bank BRI sebesar 7%. Perhitungan <em>payback period</em> menghasilkan waktu pengembalian &nbsp;usaha tani pada skala I yaitu 2 tahun 6 bulan dan skala II yaitu 2 tahun 8 bulan, hal ini dinyatakan layak secara finansial, sebab waktu pengembalian investasi dibawah umur bisnis yaitu 3 tahun. Adapun hasil &nbsp;analisis sensitifitas menunjukkan bahwa usaha tani Pepaya <em>California</em> tidak sensitif terhadap perubahan kenaikan harga pupuk sebesar 3%., dan usaha tani ini baru sensitif pada perubahan penurunan harga produksi sebesar 5% dan penurunan jumlah produksi sebesar 10%.</p> 2021-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL AGRIBISAINS https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/4553 ANALISIS EFISIENSI TATANIAGA SAYURAN DAUN DI PASAR TRADISIONAL 2021-09-18T06:54:56+00:00 Wafi Riadhotul huda syaimalailatulmubarokah@unida.ac.id Himmatul Miftah hmiftah@yahoo.co.id Arti Yoesdiarti arti.yoesdiarti@unida.ac.id <p><em>Vegetables can be in the form of plants or parts of plants that are consumed fresh or ripe as part of the diet. There are very diverse types of vegetables in the form of tubers, fruit, flowers or leaves. Leaf vegetables are the type most consumed. 97.29% of the Indonesian population consumes vegetables, the types of vegetables consumed by the Indonesian population are leaf vegetables such as kale, chicory and caisim. The purpose of this research is to analyze the efficiency of trading channels and marketing functions carried out by each marketing actor in the Bogor City Traditional Market by using trading margin, farmer share, profit ratio and R / C cost. This research was conducted on the trading channel actors in the Traditional Market in Bogor City. The number of respondents in the study were 15 farmer respondents and 42 merchant respondents from both markets. The data analysis used purposive method for lapak traders and snowball sampling from retailers to farmers. The results of this study were four leaf vegetable trading channels in the Traditional Market of Bogor City with the efficiency level of the three vegetables considered to be the most efficient, namely channel IV on kale vegetables, channel II on chicory and channel IV on caisim, with each having a margin of yield of 3500, 800, 700 and the highest farmer's share was 82.93%, 81.40% and 59.52%. Thus it is necessary to do more analysis related to the strategy of developing vegetable commodities of kale, chicory and caisim in traditional markets related to marketing activities.</em></p> 2021-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL AGRIBISAINS