ANALISIS EKUIVALENSI TINGKAT KEMANISAN GULA DI INDONESIA

Main Article Content

Maya Kurniawati

Abstract

Gula pasir adalah komoditi penting di Indonesia karena banyaknya pangan olahan yang menggunakan gula sebagai bahan pembuatannya. Gula pasir yang umum beredar yaitu gula pasir curah dan gula pasir bermerk terafinasi. Gula bermerk berasal dari olahan pabrik yang memiliki warna lebih putih dibandingkan dengan gula pasir curah.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbandingan ekuivalensi kemanisan antara gula curah, gula rafinasi bermerk, dan pemanis buatan aspartam.  Analisis ekuivalensi tingkat kemanisan menggunakan metode analisis deskriptif magnitude estimation. Analisis deskriptif merupakan analisis sensori untuk mendapatkan deskripsi sensori produk pangan. Metode ini merupakan metode kuantitatif subjektif langsung dengan menggunakan reference dalam pengujiannya Hasil ekuivalensi kemanisan pada gula bermerk dan gula curah memberikan hasil bahwa kadar kemanisan gula bermerk lebih baik dari gula curah. Kadar kemanisan gula bermerk 1,04 kali , gula curah 1,02 kali, aspartam 31 kali dari sukrosa 9%.

Article Details

Section
Articles