FORMULASI NORI ARTIFISIAL BERBAHAN BAKU BAYAM (Amaranthus hybridus L.)

Main Article Content

Eka Nurul Agusta

Abstract

Saat ini pasar retail Indonesia telah didominasi oleh produk camilan impor. Salah satu jenis produk camilan tersebut adalah rumput laut (nori). Peningkatan konsumsi nori di dalam negeri mengakibatkan perlu adanya diversifikasi produk nori untuk menghasilkan jenis produk yang serupa dengan produk nori camilan namun menggunakan bahan baku selain rumput laut yang ketersediaannya masih sangat terbatas. Bayam dapat menjadi alternatif bahan pengganti rumput laut sebagai bahan dasar pembuatan nori artifisial sebagai makanan camilan. Dengan dilakukannya substitusi nori rumput laut menjadi nori bayam, maka diharapkan angka impor makanan camilan rumput laut dapat dikurangi. Formulasi nori artifisial berbahan baku bayam ini dibagi menjadi 2 (dua) tahap penelitian. Pada penelitian di tahap pertama terdapat 2 (dua) perlakuan (tanpa blansir dan dengan blansir), kemudian pada tahap kedua terdapat 3 (tiga) perlakuan dengan menggunakan 3 (tiga) macam bahan pengisi berbeda (tepung tapioca, maltodekstrin dan tepung beras). Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian dengan  analisis sensori metode uji pembedaan serta uji hedonik didapatkan bahwa camilan nori artifisial berbahan baku bayam yang paling disukai panelis adalah produk dengan bahan baku/bayamnya tanpa dilakukan proses blansir dan menggunakan tepung tapioca sebagai bahan pengisi

Article Details

Section
Articles