MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Santi Susanti, Teguh Prasetyo, Syamsuddin Ali Nasution

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar IPS. Salah satu faktor rendahnya hasil belajar karena pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi peserta didik kelas V SDN Leuwinutug 04. Hipotesis yang digunakan dengan menggunakan independent sample t-test dengan nilai sig 0,000<0,05 artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, kesimpulan pada penelitian ini adalah pembelajaran kolaboratif berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS kelas V SDN Leuwinutug 04.

Kata Kunci: hasil belajar, IPS, pembelajaran kolaboratif.

 

 

COLLABORATIVE LEARNING MODEL AS ALTERNATIVE LEARNING ON SOCIAL SCIENCE


ABSTRACT

This study aims to describe the influences of collaborative learning on social sciences learning outcomes. One of the factors of low learning outcomes due to learning that is still focused on teachers (teacher-centered learning). The method used in this study is quasi experimental with nonequivalent control group design. This study used purposive sampling technique with population of class V students of SDN Leuwinutug 04. The analysis results by using independent sample t-test showed sig value 0,00 < 0,05 means that Ho is rejected and H1 accepted. Therefore, it can be concluded that collaborative learning had significant influences on social sciences learning outcomes of class V students of SDN Leuwinutug 04.

Keywords

collaborative learning, learning outcomes, social sciences.

Full Text:

PDF

References

Bimpe SM, AI Gambari, AK Agboola, dan L Nureni. 2017. Efficacy of podcast on nigeria certificate of education biology students’ achievement in individualized and collaborative settings. ATBU Journal of Science, Technology and Education, 4(4), 149-165.

Imron Ali et al. 2003. Manajemen pendidikan. Universitas Negeri Malang, Malang.

Koswara, D Deni, dan Halimah. 2008. Bagaimana menjadi guru kreatif? Pribumi Mekar, Bandung.

Laal M and SM Ghodsi. 2012. Benefits of collaborative learning. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 31, pp.486-490.

Mujahidin et al. 2016. Paradigma pendidikan dasar. UIKA Bogor, Bogor.

Nizar S dan M Syaifudin. 2010. Isu-isu kontemporer tentang pendidikan Islam. Kalam Mulia, Jakarta.

Sagala S. 2013. Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta, Bandung.

Sapriya. 2009. Pendidikan IPS konsep dan pembelajaran. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Susanto A. 2013. Teori belajar dan pembelajaran di Sekolah Dasar. Kencana, Jakarta.

Syah M. 2015. Psikologi belajar. Rajawali Pers, Jakarta.

Wheeler S, Yeomans, and D Wheeler, 2008. The good, the bad and the wiki: Evaluating student generated content for collaborative learning. British journal of educational technology, 39(6), pp. 987-995.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.