PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PINTU KAYU MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA

Main Article Content

Dede Hermansyah

Abstract

Pintu kayu merupakan produk unggulan yang ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan ekspor hasil hutan. Permaslahan yang seringkali ditemui oleh perusahaan adalah terjadinya kecacatan produk dalam proses produksi pintu kayu serta ditemukannyabeberapa aktivitas yang termasuk tidak memberikan efek nilai tambah. Bentuk kecacatan yang umumnya ditemukan pada pintu kayu diantaranya ketidak sempurnaan proses perakitan,   pengeleman,   dan   pewarnaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan perbaikankualitas pintukayudengan cara meminimalkan produk cacat. Lean Six Sigma digunakan sebagai metode mengidentifikasi penyebab kecacatan. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor utama dari kecacatan disebabkan oleh kurang terampilnya operator serta adanya gangguan mesin saat pengoperasian sehingga produk tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Usulan perbaikan untuk mengatasi permasalahan ini adalahmemberikan pelatihan dan ketrampilan  kerjabagi operator, menyusun  jadwal rencana perawatan  mesin  dan  membuat  prosedur aktifitas  produksi  pada  bagian pengeleman, pewarnaan dan bagian perakitan.

Article Details

Section
Articles

References

Dewi SK. 2014. Pendekatan Lean Thinking Untuk Pengurangan Waste pada Proses Produksi Plastik P. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
Gaspersz V. 2007.”Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries”. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Harisupriyanto H. 2013. Aplikasi Lean Six-Sigma untuk Peningkatan Kualitas Produk. Surabaya: Institut Teknologi Surabaya.
Hassan MK. 2013. Applying Lean Six Sigma for Waste Reduction in a Manufacturing Environment. The University of Akron Research Foundation.
Nurullah A. 2014. Perbaikan Kualitas Benang 20S Dengan Menggunakan Penerapan Metode Six Sigma-DMAIC Di PT. Supratex. Bandung: Institut Teknologi Nasional.
Saini U. dan Sujata. 2013. Lean Six Sigma-Process Improvement Techniques. India: ITM University.