ANALISIS MARGIN TATANIAGA DAN RISIKO DISTRIBUSI TOMAT DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR (PENDEKATAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT)

Authors

  • Santia Afandi
  • Himmatul Miftah
  • Wini Nahraeni

DOI:

https://doi.org/10.30997/jagi.v5i1.2169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis margin tataniaga, pengukuran dan pemetaan risiko distribusi, serta menentukan tingkat pelaku tataniaga dalam menerapkan tindakan mitigasi risiko. Metode penelitian menggunakan purposive dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif melalui wawancara dan kuantitatif melalui analisis tataniaga dan metode ERM. Hasil penelitian menunjukkan margin terbesar terdapat di tingkat retail, margin terkecil terdapat di tingkat pedagang besar di pasar retail. Farmer’s share terkecil terdapat pada saluran tataniaga 1 dan terbesar pada saluran tataniaga 2. Risiko terbesar terdapat di tingkat retail, terkecil di tingkat tengkulak. Proporsional margin dengan risiko terdapat di tingkat retail. Pemetaan risiko terdiri atas risiko yang diwaspadai : (1) susut bobot (2) rusak fisik saat sortasi di tingkat petani. Risiko yang jarang terjadi : (1) susut bobot saat pengiriman di tingkat pedagang besar di pasar retail, retail, dan saat menjual dagangan di tingkat retail. Risiko yang sering terjadi, namun memiliki dampak yang kecil : (1) susut bobot saat pengiriman di tingkat tengkulak dan pedagang besar di pasar retail, saat menjual dagangan di tingkat pedagang besar di pasar induk (2) rusak fisik saat sortasi di tingkat pedagang besar di pasar induk, pedagang besar di pasar retail, retail (3) tidak terjual saat menjual dagangan di tingkat pedagang besar di pasar induk, retail. Tindakan mitigasi dilakukan pada : (1) susut bobot dilakukan di tingkat petani dan tengkulak (2) rusak fisik di tingkat petani, pedagang besar di pasar induk, pedagang besar di pasar retail, retail (3) tidak terjual di tingkat pedagang besar di pasar induk, retail.

Kata Kunci : ERM, risiko, susut bobot, rusak fisik, mitigasi.


References

Badan Pusat Statistik, 2018. Basis Data Produk Domestik Bruto (PDB). Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pertanian.go.id. Diakses 17 November 2018.
Badan Pusat Statistik, 2017. Konsumsi Buah dan Sayur Susenas Maret 2016. gizi.depkes.go.id. Diakses 12 Desember 2018.
Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Indonesia. 2017. Badan Pusat Statistik. www.bps.go.id. Diakses 29 Januari 2019.
Badan Pusat Statistik Kota Bogor. 2017. Kota Bogor dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Kota Bogor. http://bappeda.kotaBogor.go.id. Diakses 21 Februari 2018.
Widiastuti N, Mohd H. 2013. Saluran dan Margin Pemasaran Jagung di Kabupaten Grobogan. SEPA. Vol 9 (2) : 233. Diakses 26 April 2018.
Kusumawardhani Y, Muhammad S, Anggraini S. 2015. Model Optimasi dan Manajemen Risiko pada Saluran Distribusi Rantai Pasok Sayuran Dataran Tinggi Wilayah Sumatera. Jurnal MPI. Vol. 10 (1) : 34. Diakses 4 Mei 2018.
Nasruddin W, Ahmad M. 2015. Tataniaga Pertanian. Universitas Terbuka. Tangerang Selatan, 1.4-6.39.
The Commiitee of Sponsoring Organizations (COSO) of The Treadway Commision. 2004. Enterprise Risk Management-Integrated Framework. www.theii.org. Diakses 24 September 2018.

Downloads

Published

2019-12-24

How to Cite

Afandi, S., Miftah, H., & Nahraeni, W. (2019). ANALISIS MARGIN TATANIAGA DAN RISIKO DISTRIBUSI TOMAT DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR (PENDEKATAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT). JURNAL AGRIBISAINS, 5(1), 39–47. https://doi.org/10.30997/jagi.v5i1.2169
Abstract viewed = 364 times

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>