KECERDASAN EMOSIONAL BERPENGARUH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MURID

Main Article Content

Atin Aniyatin
Amir Mahrudin

Abstract

Setiap murid memiliki kemampuan yang berbeda-beda, faktor yang mempengaruhi belajar murid yaitu faktor internal, eksternal, dan pendekatan belajar. Faktor internal diantaranya tingkat kecerdasan, sikap, dan motivasi murid. Namun kenyataannya tidak semua murid memiliki motivasi belajar yang baik, salah satu penyebabnya yaitu murid tidak mampu mengelola emosi secara baik. Dengan kecerdasan emosional murid akan dapat mengendalikan emosinya termasuk memotivasi diri untuk belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, jenis penelitian asosiatif berupa sebab akibat. Populasi yang digunakan yaitu seluruh murid SMA Amaliah tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 94 murid, sampel yang digunakan yaitu sebanyak 64 murid. Teknik pengambilan data: angket skala likert, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan persamaan regresi yaitu Y= 32,4% + 0,776X dapat dikatakan hubungan bahwa antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar murid merupakan hubungan yang berbanding lurus, artinya  Koefisien determinasi yaitu 0,5952 = 0,354, dengan demikian nilai motivasi belajar murid sebesar 35,4% dipengaruhi oleh kecerdasan emosional, sedangkan 64,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor stimuli belajar, metode belajar, kematangan, dan kecerdasan murid.

KATA KUNCI: kecerdasan emosional, motivasi belajar, murid

 

 

EMOTIONAL INTELLIGENCE EFFECT ON STUDENT LEARNING MOTIVATION


ABSTRACT

Every student have the different abilities, factor the influence motivation student learning that is internal factor, external factor, and approach to learning. Internal factors the level of intelligence, attitude and motivation students. However the reality not all students have motivation good study, one cause that of student not able to manage emotional well. With emotional intelligence student can control his emotions including motivation the learn. This research approach a quantitative and type of associative research in the of causation. The population in this study that all senior high school Amaliah academic year 2016/2017 which totaling to 94 students, the sample used as many as 64 students. Making data retrived used is a Likert scale questionnaire, observation, interview and documentation. The research shows the regression equation is Y = 32,4% + 0,776X can be said relationship between emotional intelligence and motivation learning a proportional relationship. The coefficient of determination 0,5952 = 0,354, the value of the students learning motivation by 35,4% influenced by emotional intelligence, while 64,6% the rest influenced by stimulating factor, learning, study method, maxurity, and intelligence.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Atin Aniyatin, Universitas Djuanda

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Amir Mahrudin, Universitas Djuanda

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Bisri H dan M Ichsan. 2015. Penilaian otentik dengan teknik nontes di sekolah Dasar. Jurnal Sosial Humaniora. Volume 6 Nomor 2.

Departemen Agama RI. 2013. Al-Quran dan terjemahnya. Cetakan Kesepuluh. Diponegoro, Bandung.

Goleman D. 2002. Kecerdasan emosional. Terjemahan: T Hermaya. Cetakan Ke-12. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Hartinah S. 2010. Pengembangan peserta didik. Cetakan Kedua. Refika Aditama, Bandung.

Iskandar. 2012. Psikologi pendidikan sebuah orientasi baru. Cetakan Ketiga. Rosda Karya, Bandung.

Iskandar. 2013. Metodologi penelitian pendidikan dan sosial. Cetakan Kelima. Referensi, Jakarta.

Purwanto MN. 2011. Psikologi pendidikan. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Siregar S. 2013. Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif. Bumi Aksara, Jakarta.

Slameto. 2013. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Rineka Cipta, Jakarta.

Soemanto W. 2012. Psikologi pendidikan: landasan kerja pemimpin pendidikan. Rineka Cipta, Jakarta.

Sujarweni W. 2014. Metodologi penelitian. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.

Supardi. 2012. Aplikasi statistika dalam penelitian. Ufuk Press, Jakarta.

Syah M. 2013. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Cetakan Ke-18. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Uno H. 2012. Orientasi baru dalam psikologi pembelajaran. Cetakan Kelima. Bumi Aksara, Jakarta.

Uno HB dan M Kuadrat. 2010. Mengelola kecerdasan dalam pembelajaran. Bumi Aksara, Jakarta.

Yamin M. 2013. Kiat membelajarkan siswa. Referensi, Jakarta.