Efektifitas Model Kurikulum Rekonstruksi Sosial Berkarakter Agama Dalam Mencegah Penyimpangan Perilaku Seksual Remaja

Main Article Content

Amir Mahrudin
Asmil Ilyas
Megan Asri Humaira

Abstract

Kondisi Indonesia dalam keadaan darurat penyimpangan perilaku seksual remaja saat ini. Hal ini akan meningkat terus pada masa mendatang, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karenanya, kita harus memiliki perhatian terhadap masalah ini. Sebab, akan berdampak buruk pada kualitas masa depan bangsa. Solusi untuk mencegahnya melalui pendidikan. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui, menganalisis dan mengembangkan kurikulum rekonstruksi sosial berkarakter agama dalam mencegah penyimpangan perilaku seksual remaja. Metode penelitiannya adalah penelitian terapan lapangan dengan lokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, interview, angket, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil uji hipotesis diketahui bahwa kurikulum rekonstruksi sosial berkarakter agama adalah efektif dalam mencegah penyimpangan perilaku seksual remaja. Pada aspek kognitif (nilai Fo = 1,318 dan sig. = 0,225 < 0,05), remaja mampu berpikir positif, sehat dan lurus. Aspek apektif (nilai Fo = 1,578 dan sig. = 0,197 < 0,05), mampu menilai antara perilaku seksual yang benar dan salah. Aspek psikomotorik (nilai Fo = 0,980 dan sig.= 0,404 > 0,05), mampu mewujudkan perilaku seksual remaja yang benar dan mencegah  dari yang menyimpang. Maka fungsi sosial  agama Islam memberikan solusi untuk mengoreksi, memperbaiki, dan mengarahkan perilaku manusia, sehingga terjadi harmonisasi kehidupan dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Amir Mahrudin, Universitas Djuanda Bogor

Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Asmil Ilyas, Universitas Djuanda

Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Megan Asri Humaira, Universitas Djuanda Bogor

Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

References

Daradjat, Zakiah, (1988), Kesehatan Mental, (Gunung Agung: Jakarta).

Elizabeth k. Notingham, (1985), Agama dan Masyarakat, , Suatu Pengantar Sosiologi Agama, (C.V. Rajawali : Jakarta)

E, ottingham. (1990). Agama dan Masyarakat: Suatu Pengarntar Sosiologi Agama. Jakarta: Rajawali.

https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika

Hasibuan, Lias, (2019) Kurikulum dan Pemikiran Pendidikan, Cet, I, (Gaung Persada : Jakarta).

Halim, A. (2016). Asas-asas Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Multikultural. Nidhomul Haq, 1(2).

Hasibuan, Lias. 2010. Kurikulum dan Pemikiran Pendidikan. Jakarta : Gaung Persada (GP Press).

Hurlock, E.B.(1991), Psikolgi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Penerjemah: Istiwidayanti dan Soedjarwo, Jakarta : Penerbit Erlangga : Jakarta).

Maclver, R.M. dan Page, Charles H., Society, an Introductory Analysis, (Mac Millan 2 Co Ltd,).

Mongks, F. J. , Knoers, A. M. P. , & Haditono, S. R,.(2000), Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya, (Gadjah Mada University Press : Yogyakarta).

Ridwan Lubis, M., (2010), Agama dalam Perbincangan Sosiologi, (Bandung , Citapustaka : Bandung).

Tanjung, Hasan Basri, Edukasi Islami ( Dalam Jurnal Pendidikan Islam), (STAI Al Hidayah, Bogor, 2015), Vol.04,No.08 Juli 2015.