IMPLEMENTASI ASSET PROTECTION LENDING RATIONALE PADA PEMBIAYAAN KORPORASI DI BANK SYARIAH STUDI BANK SYARIAH MANDIRI

Rani Alfiani, Rully Trihantana, T Rifqy Thantawi

Abstract

Penilaian terhadap calon debitur pada dasarnya dilakukan tidak hanya terhadap calon debitur Asset Protection Lending Rationale (APLR) merupakan penilaian bank syariah terhadap kapasitas calon debitur terhadap pembiayaan korporasi yang bersifat permanen yang akan diberikan pembiayaan korporasi saja namun dilakukan pada seluruh pembiayaan yang diajukan debitur pada bank karena merupakan cara yang dilakukan bank syariah dalam menerapkan manajemen risiko pembiayaan. APLR dilakukan berdasarkan sistem analisis yang sama pada umumnya namun memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena skala pembiayaan yang besar dan bersifat permanen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yurids empiris. Hasil Akhir dari penelitian ini menjelaskan mengenai standar serta implementasi APLR pada pembiayaan Korporasi di bank syariah.

 

Kata Kunci: Asset Protection Lending Rationale, Manajemen Risiko, Pembiayaan Korporasi

Keywords

Asset Protection Lending Rationale, Manajemen Risiko, Pembiayaan Korporasi

Full Text:

PDF

References

Undang-Undang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.

Buku

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelian: Suatu pendekatan praktik edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell. W. John. (2016). Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan campuran (Research Design) Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Edisi 4.

Dayan. (1986). Pengantar Metode Statistik II. Jakarta: LP3ES.

Denzin, Norman K. Dan Yvonna S. Lincoln. (2009). Hand Book of Qualitative Research. Terjemahan oleh Dariyatno, Badrus Samsul Fata, Abi, John Rinaldi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kasmir. (2008).Bank dan Lembaga Keuangan lainnya, edisi revisi. Jakarta: PT Raja grafindo persada.

Laksmana, Yuksa. (2009). Cara mudah mendapatkan pembiayaan di bank syariah. Jakarta: PT. Elex meni komporindo.

Moleong, J, Lexy. (2005). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1990.

Muhammad. (2005). Manajemen Pembiayaan Syariah.Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Musfiqon. (2012). Pengembangan Media dan Sumber Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Sugiyono, P.D. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D Bandung: Alfabeta Bandung.

Jurnal

Amirudin, et.al, (2006). Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Prasada. Hal: 168

Ascarya. Yumanita, Diana. (2005). Modul Bank Indonesia Bank Syariah: Gambara Umum seri kebanksentralan nomor 14. Jakarta: PPSK BI.

Asih, Dewi, Imalia. (2005). Fenomenologi Husserl: Sebuah Cara Kembali ke Fenomena. Jurnal keperawatan Indonesia. Vol. 9. No. 2.

De Meuse, P, Kenneth. Vanderheiden, A, Paul. Betgmann, J, Thomas. (1994). Announced Layoffs: Their Effect on Corporate Financial Performance. Jurnal Ekonomi Internasional. Vol. 33. No. 4.

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Jurnal Mediator. Vol. 9. No. 2.

Muhammad, AbdulKadir. (2004). Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti. Hal: 134.

Oktaviani, Meita, Rachmawati. (2011). Fenomenologi Implementasi Corporate Social Responsibility Sebagai Realita Strategi PerusahaanStudy Kasus Pada Pt Apac Inti Corpora Bawen Semarang. Jurnal Dinamika Keuangan dan Perbankan. Vol. 3. No. 2.

Omelen, A, Davidson. Falokun, O, Gabriel. (1999). The Impact of Interest rate liberalization on the corporate financing strategies of quoted companies in Nigeria. Jurnal Internasional. Vol. 1. No .2.

Rochmanika, Ridha. Rahman, Fuad, Aulia. (2012). Pengaruh pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil, dan rasio non performing financing terhadap profitabilitas bank umum syariah di indonesia.Jurnal Ekonomi.Vol. 2. No. 5.

Sumber-Sumber lain

Annual report Bank Syariah Mandiri. (2008). Bank Mandiri Syariah. Diakses dari www.syariahmandiri.co.id pada Desember 2016.

Bankir Guide to Secure Lending. (2016). Ace Global Depository. Diakses dari www.ace-global.net pada Desember 2016.

Kamus Istilah Perbankan Syariah (Pembiayaan Korporasi Bank Syariah). (2016). Bank Indonesia. Diakses dari www.bi.go.id pada Desember 2016.

Marzuki, Achmad, dkk. 2012. Kebijakan Pembiayaan. Jakarta: PT Bank Syariah Mandiri

Modul Statistika Perbankan Indonesia. (2016). Otoritas Jasa Keuangan. Volume 14 nomor 10 September 2016. Diakses dari www.ojk.go.id pada Desember 2016.

Nasution, Amran dan Achmad Syamsudin. 2012. Standar Operasional Prosedur Bisnis Pembiayaan Korporasi. Jakarta: PT Bank Syariah Mandiri

Perbankan syariah dan Kelembagaannya. (2016). Otoritas Jasa Keuangan. Diakses dari www.ojk.go.id pada Desember 2016.

Subari, T.E.B. 2016. Manajemen Risiko Kredit. Jakarta: PT Bank Syariah Mandiri

Sutrisno, Wahyudi. (2015). Analisis produk pembiayaan bank syariah sekolah tinggi agama islam negeri (STAIN). Pekalongan: Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 Tentang Perbankan syariah.

Statistika Perbankan Syariah. (2016). Otoritas Jasa Keuangan. Volume 14 nomor 8 Juli 2016. Diakses dari www.ojk.go.id pada Desember 2016

Trihantana, Rully. (2015). Manajemen Korporasi dan Sindikasi. Universitas Djuanda FEI. Bogor.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.