PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MENDUKUNG USAHA BUDIDAYA SAYURAN DI DESA CIPAYUNG

Main Article Content

Yuliawati Yuliawati
Nur Rochman
Darudriyo
Nani Yulianti

Abstract

Volume sampah di Desa Cipayung semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Desa tersebut. Tingginya volume sampah organik di Desa Cipayung tidak diikuti dengan upaya pengelolaan yang baik, sehingga tumpukan sampah dapat dengan mudah ditemui di Desa tersebut. Sampah-sampah di Desa Cipayung umumnya dibuang begitu saja di lahan-lahan kosong, dibakar atau dibuang ke sungai karena terbatasnya pengetahuan, kesadaran, sikap dan keterampilan masyarakat Desa Cipayung mengenai pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kesadaran, pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai aspek-aspek perubahan perilaku masyarakat Desa Cipayung dalam mengelola dan memanfaatkan kembali sampah. Bentuk penelitian yang diguanakan adalah penelitian tindakan yang dibagi menjadi dua bagian, yaitu tindakan untuk memperoleh data dan tindakan penyuluhan, pelatihan serta pendampingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Cipayung belum memiliki pengetahuan, kesadaran dan keterampilan tentang pengolahan dan pemanfaatan sampah organik. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan, kesadaran, sikap dan keterampilan sebagai unsur-unsur dari perubahan perilaku dalam mengelola sampah, setelah masyarakat yang mengikuti kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan partisipatif.

Article Details

How to Cite
Yuliawati, Y., Rochman , N. ., Darudriyo, & Yulianti, N. . (2022). PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MENDUKUNG USAHA BUDIDAYA SAYURAN DI DESA CIPAYUNG. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 75–80. https://doi.org/10.30997/qh.v8i2.3860
Section
Articles

References

Asteria D, Heruman H. 2016. Bank sampah sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Tasikmalaya. J. Manusia dan Lingkungan. 23(1):136-141.

Azhar M, Djahir B, Alfitri. Hubungan pengetahuan dan etika lingkungan dengan sikap dan perilaku menjaga kelestarian lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan. 13(1):36-41.

[BLP] Badan Litbang Pertanian. 2011. Pupuk Organik dari Limbah organik Sampah Ru,ah Tangga. Agroinovasi. Edisi 3-9 Agustus No. 3417. http://www.litbang.pertanian. go.id/download/184/file/Pupuk-Organik-dari-Limbah.pdf. Diakses tanggal 1 September 2020.

Dahlianah I. 2015. Pemanfaatan sampah organik sebagai bahan baku pupuk kompos dan pengaruhnya terhadap tanaman dan tanah. Klorofil. 10(1):10-13.

Fatih FD, 2015. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dengan Sikap dan Perilaku Ibu Rumah Tangga Dalam Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan Tempat Tinggal di Desa Klaling Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Universitas Negeri Semarang. Semarang. [Skripsi].

Hamdiani S, Ismillayli N, Kamali SR, Hadi S. 2018. Pengolahan mandiri limbah organik rumah tangga untuk mendukung pertanian organik lahan sempit. J. Pijar MIPA. 13(2):151-154.

[KALH] Kementrian Lingkungan Hidup. 2017. Sistem Informasi Pengelolaan SampahNasional.Http://ditjenppi.menlhk.go.id/reddplus/images/resources/ws_transperancy_frame work/r4_02_sampah_klhk.pdf/. Diakses tanggal 1 September 2020.

Mahyudin RP. 2017. Kajian permasalahan pengelolaan sampah dan dampak lingkungan di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jurnal Teknik Lingkungan. 3(1):66-74.

[SIPSN] Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. 2018. Data Pengelolaan Sampah. http://sipsn.menlhk.go.id/?q=3a-data-umum. Diakses tanggal 1 September 2020.

Theffie KL, Kumolontang WJN, Rondonuwu J. 2015. Pemberian kompos pada tanah bekas tambang dengan indikator tanaman sawi. Eugenia. 21(2):88-93.

Wahyono S.2010. Tinjauan manfaat kompos dan aplikasinya pada berbagai bidang pertanian. JRL. 6(1):29-38.

Most read articles by the same author(s)