MENDORONG PARTISIPASI PESERTA PROGRAM PEMBERANTASAN BUTA AKSARA (PBA) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA SUKASIRNA KABUPATEN BOGOR

Main Article Content

Ratna Wahyu Wulandari
Novi Maryani

Abstract

Pemberantasan Buta Aksara (PBA) merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program ini peserta PBA diharapkan dapat memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung yang cukup untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Namun beberapa kendala membuat peserta PBA di Desa Sukasirna enggan untuk mengikuti program PBA, sehingga dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui upaya yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi peserta PBA. Kegiatan ini dilaksanakan di daerah yang diidentifikasi memiliki tingkat masyarakat buta aksara yang tinggi salah satunya adalah Desa Sukasirna Kecamatan Jonggol, dan sasarannya adalah warga buta aksara yang tersebar di Desa Sukasirna yang terdiri dari 73 peserta. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah sosialisasi dan pengajaran masyarakat berupa kegiatan pembelajaran peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Dampak program pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Pencapaian tertinggi belajar membaca, menulis, dan berhitung ada pada peserta berusia 41-50 tahun, sedangkan pencapaian terendahnya ada pada peserta berusia di atas 60 tahun.

Article Details

How to Cite
Wulandari, R. W., & Maryani, N. (2019). MENDORONG PARTISIPASI PESERTA PROGRAM PEMBERANTASAN BUTA AKSARA (PBA) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA SUKASIRNA KABUPATEN BOGOR. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 38–45. https://doi.org/10.30997/qh.v5i1.1619
Section
Articles

References

Ardilah, T., Makmur, M., & Hanafi, I. (2014). Upaya Kepala Desa untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa (Studi di Desa Bareng Kabupaten Jombang). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(1), 71-77.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. (2015). Statistik Daerah Kabupaten Bogor 2015. Bogor: CV. Prima.
Bawani, I., & Fauziah, N. (2014). Pengelolaan Program Keaksaraan Fungsional untuk Memberantas Buta Aksara di Petisari, Babakan, Dukun, Gresik. Jurnal Kependidikan Islam, 4(4).
Farid. (2015, Januari). www.kupasmerdeka.com. Dipetik Januari 30, 2018, dari www.kupasmerdeka.com: http://www.kupasmerdeka.com/2016/01/program-desa-mengajar-diharapkan-bisa-mengurangi-buta-huruf/
Jessica, V., Halis, A., Ningsi, D., Virginia, G., & Syahidah. (2017). Pemberantasan Buta Aksara untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Masyarakat Sekitar Hutan Desa Manipi, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 136-142.
Kurniawan, A. B. (2015). Upaya Pemerintah Desa dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa Mandu dalam Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. E-Jurnal Administrasi Negara, 3(5), 1605-1619.
Kusnadi. (2005). Pendidikan Keaksaraan (Filosofi, Strategi, dan Implementasi). Jakarta: Depdiknas.
Mariyono. (2016). Setrategi Pemberantasan Buta Aksara Melalui Penggunaan Teknik Metastasis Berbasis Keluarga. Jurnal Pancaran, 5(1), 55-66.
Ningrum, E. (2009). Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan. Jurnal Geografi GEA, 9(1).
Soetomo. (2012). Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Waluya, B. (2009). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Berbasis Masyarakat untuk Mengatasi Masalah Pengangguran. Jurnal Geografi GEA, 9(1).
Wulandari, R. W., Kholik, A., Qudsiyah, M., & Agustian, R. (2018). Program Sosialisasi Pendidikan untuk Meningkatkan Angka Harapan Lama Sekolah (HLS). Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 48-64.