FITUR MORFOLOGI SECARA KUANTITATIF SAPI BALI KECAMATAN PAMENANG DAN BANGKO KABUPATEN MERANGIN

Main Article Content

Maimunah .
Depison .
http://orcid.org/0000-0001-8344-6822
Eko Wiyanto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fitur morfologi secara kuantitatif sapi Bali Kecamatan Pamenang dan Bangko Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey. Teknik pengambilan sampel secara purpossive sampling. Umur ternak yang diambil adalah umur I1 dan jumlah sampel masing-masing kecamatan sebanyak 60 ekor yang terdiri dari 30 ekor  jantan dan 30 ekor betina. Data yang dihimpun adalah Bobot Badan (BB), pertambhan bobot badan harian (PBBH) dan ukuran-ukuran tubuh meliputi: Panjang Badan, Tinggi Pundak, Lingkar dada, Dalam Dada, Lebar Dada, Lingkar Kanon dan Tinggi Pinggul. Data dianalisis menggunakan uji t. Analisis komponen utama untuk mengetahui faktor penentu ukuran dan bentuk sapi Bali serta analisis korelasi dan determinasi digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara ukuran tubuh dengan bobot badan. Hasil penelitian menunjukan bahwa BB, PBBH dan ukuran-ukuran tubuh sapi Bali jantan antara Kecamatan Pamenang dan Bangko, serta sapi Bali betina di Kecamatan Pamenang dengan betina Bangko berbeda tidak nyata (P>0,05), namun antara sapi Bali jantan dan betina di Kecamatan Pamenang dan Bangko berbeda nyata (P<0,05). Kesimpulan BB, PBBH dan ukuran-ukuran tubuh sapi Bali jantan dan betina di Kecamatan Pamenang lebih tinggi dibandingkan Kecamatan Bangko. Penentu penciri ukuran dan bentuk tubuh sapi Bali jantan dan betina di Kecamatan Pamenang dan Bangko secara berurutan adalah Lingkar Dada dan Tinggi Pundak. Korelasi antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan yang tertinggi pada sapi Bali jantan maupun betina di dua kecamatan adalah Lingkar Dada. Ukuran tubuh sapi Bali jantan dan betina di Kecamatan Pamenang dan Bangko sudah memenuhi persyaratan minimum SNI kelas III.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
., M., ., D., & Wiyanto, E. (2021). FITUR MORFOLOGI SECARA KUANTITATIF SAPI BALI KECAMATAN PAMENANG DAN BANGKO KABUPATEN MERANGIN. Jurnal Peternakan Nusantara, 7(1), 51–58. https://doi.org/10.30997/jpn.v7i1.3072
Section
Articles
Author Biographies

Maimunah ., Animal Science

Animal Science Faculty Universitas Jambi Accreditation A

Depison ., Animal Science

Animal Science Faculty Universitas Jambi Accreditation A

Eko Wiyanto, Animal Science

Animal Science Faculty Universitas Jambi Accreditation A

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Merangin. 2018. Kabupaten Merangin Dalam Angka: Badan Pusat Statistik Kabupaten Merangin.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2018. Provinsi Jambi Dalam Angka: Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi.
Chadijah, St. 2012. Pengaruh Umur Dan Jenis Kelamin Terhadap Pertambahan Bobot Badan Sapi Bali. Artikel Ilmiah Produksi Ternak, Agustus 2012.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2018. Statistik Peterakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Gaspersz, V. 2006.Teknik Analisis dalam Penelitian Percobaan.Penerbit. Tarsito Bandung.
Harahap, A.U. 2018. Analisa morfometrik pada sapi lokal di Kabupaten Padang Lawas Utara. Jurnal Lppm Ugn. 8 (4).
Hartati, Sumadi, Subandriyo dan T, Hartatik. 2010. Keragaman morfologi dan diferensiasi genetik sapi Peranakan Ongole di peternakan rakyat. JITV. 15 : 72 - 80.
Hikmawaty, A Gunawan, Rr Noor dan Jakaria. 2014. Identifikasi ukuran tubuh dan bentuk tubuh sapi bali di beberapa pusat pembibitan melalui pendekatan analisis komponen utama. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 2 (1) : 231 – 237.
Hikmawaty, Bellavista , A. T. B. A. Mahmud dan A. Salam. 2018. Korelasi bobot badan dan variabel-variabel ukuran tubuh sebagai dasar seleksi calon induk sapi Bali. Agrovital (Jurnal Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar). 3 (1). 11 -13.
Madu, E. Y, I. N. Suartha dan I. W. Batan. 2015. Status praesen sapi bali dara. Indonesia Medicus Veterinus. 4 (5): 437-444.
Mahmudi, R., Priyanto dan Jakaria. 2019. Karakteristik morfometrik sapi Aceh, sapi po dan sapi Bali berdasarkan analisis komponen utama (aku). Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan. 7 (1) : 35 – 40.
Ni’am H. U. M. A, Purnomoadi dan S, Dartosukarno. 2012. Hubungan antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan sapi bali betina pada berbagai kelompok umur.Animal Agriculture Journal. 1 (1) : 541 – 556.
Setiyono, A. H. A. Kusuma dan Rusman. 2017. Pengaruh bangsa, umur, jenis kelamin terhadap kualitas daging sapi potong di daerah istimewa Yogyakarta. Buletin Peternakan. 41. 176–186.