ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI PENYUSUN MODEL POLA KLASTER

Main Article Content

HimmatulMiftah AhmadSyarbaini

Abstract

Penelitian pendapatan dan nilai tambah petani ubi kayu diperlukan dalam menyusun model
pemberdayaan masyarakat melalui pola klaster. Analisis teknis budidaya, pasca panen dan aspek
sosioekonomis dijadikan sebagai acuan pokok pembentukan pola klaster, sehingga proses integrasi
vertikal mulai dari sistem pengadaan sarana produksi, proses produksi, panen, pengolahan dan
pemasaran serta subsistem penunjang dapat diintegrasikan dalam satu pengelolaan bersama. Program
pengentasan kemiskinan petani ubi kayu diwujudkan melalui peningkatan pendapatan petani dengan
mengintegrasikan subsistem agribisnis hulu sampai hilir.

Article Details

How to Cite
AhmadSyarbaini, H. (2017). ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU SEBAGAI PENYUSUN MODEL POLA KLASTER. Jurnal Pertanian, 3(1), 50–58. https://doi.org/10.30997/jp.v3i1.592
Section
Articles

References

Badan Pusat Statistik. 2009. Indikator
kesejahteraan sosial rakyat tahun 2009. Badan
Pusat Statistik, Jakarta.
Badan Pusat Statistik. 2009. Jawa Barat dalam
angka. Badan Pusat Statistik, Bandung.
Badan Pusat Statistik. 2010. Jawa Barat dalam
angka. Badan Pusat Statistik, Bandung.
Badan Pusat Statistika. 2011. Kabupaten
Sukabumi dalam angka. Badan Pusat Statistik,
Sukabumi
Daud M. 2010. Pendekatan pola kluster singkong.
Bahan Diskusi Rountable Kadin Pusat Jakarta.
Dwiar SR. 2008. Teknologi Pangan. Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,
Jakarta.
Komunitas Petani. 2008. http://mahmudisiwi.
net/komunitas-petani. [diakses tahun 2011].
Musyadar. A. 2002. Analisis investasi usaha
pertanian. STPP, Bogor.
Nenni. 2000. Analisis nilai tambah prospek
pengembangan industri pengolahan ubi kayu.
Fakultas Pertanian Universitas Djuanda, Bogor.
Pambudy R. 1999. Kumpulan pemikiran: bisnis
dan kewirausahaaan dalam sistem agribisnis.
Cetakan pertama. Penerbit Wirausaha Muda,
Bogor.
Saono S, RR Hull and B Dhamcharee. 1986. A
concise handbook of indigenous fermented foods
in the ASCA Countries. Indonesian Institute of
Sciences, Jakarta, Indonesia.
Saragih B. 1999. Suara dari Bogor: membangun
sistem agribisnis. Sucofindo, Jakarta.
Sukartawi. 1996. Ilmu usahatani. Rajawali Press,
Jakarta.
Sumodiningrat G. 1999. Pemberdayaan
masyarakat dan JPS. PT Gramedia Pustaka Utama,
Jakarta.