ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TAMBAK IKAN BANDENG (Chanos chanos) SISTEM SILVOAKUAKULTUR

Tedi Tedi, W Nahraeni, Muarif Muarif

Abstract

Sistem silvoaquaculture adalah bentuk budidaya ikan terintegrasi dengan hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan non finansial serta sensitivitas budidaya bandeng yang dioperasikan dalam sistem silvoaquaculture. Tiga puluh responden diambil dengan menggunakan metode purpossive sampling dari 3 pola tambak yaitu empang parit, komplangan, dan kao-kao. Data dilakukan analisis statistik deskriptif dan kriteria penilaian investasi. Hasil analisis non finansial menunjukkan bahwa sistem budidaya ini memberikan dampak positif termasuk melestarikan keberadaan hutan mangrove, mengurangi kebutuhan pakan, menciptakan lapangan kerja, menjaga keseimbangan ekosistem, menjaga permintaan tinggi untuk bandeng, dan menghindari harga jual yang fluktuatif. Hasil analisis finansial menunjukkan bahwa silvoakuakultur pada 3 tipe tambak layak. Tipe empang parit ditemukan memiliki nilai NPV Rp. 21.420.887, IRR 14%, PI 1.30 dan DPP 9 tahun 6 bulan. Tipe komplangan memiliki nilai NVP Rp. 17.750.211, IRR 13%, PI 1.23, dan DPP 9 tahun 7 bulan. Tipe tambak Kao-kao memiliki nilai NVP Rp. 12.754.548, IRR 11,76%, PI 1,16, dan DPP 9 tahun 9 bulan. Hasil uji sensitivitas dalam 3 pola menunjukkan bahwa penurunan tingkat produksi dan harga jual maksimum adalah masing-masing 50,69, 36,58, dan 24,8%. Kenaikan maksimum harga benih masing-masing adalah 271,80, 173,50, dan 213,25%. Variabel yang paling sensitif mempengaruhi nilai NVP adalah penurunan tingkat produksi dan harga jual bandeng. Dari sudut pandang keuangan, petani disarankan untuk menerapkan tipe tambak empang parit karena memiliki kriteria penilaian investasi tertinggi. Sementara itu, dari sudut pandang lingkungan, tipe kao-kao lebih baik. Untuk menghilangkan risiko penurunan tingkat produksi, teknologi bioflock dapat diterapkan sesuai dengan pedoman Best Management Practices (BMP). Untuk mengantisipasi penurunan harga jual bandeng, disarankan agar petani mendapatkan akses ke informasi pasar dan mengatur sesi produksi mereka dengan baik.

Keywords

ikan bandeng, mangrove, NVP, sensitivitas, silvoakuakultur

Full Text:

PDF

References

Balai Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Banjarbaru. 2013. Silvofishery Sebagai Pilihan Strategi Rehabilitasi Mangrove. Banjarbaru. Balai Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.

Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. 2013. Strategi Pelestarian dan Pengelolaan Hutan di Provinsi Jawa Barat. Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Bandung Indonesia.

Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2016. Produksi Dan Usaha Budidaya Indonesia Kementerian Kelautan dan Perikanan. www.djpb.kkp.go.id. Diakses pada 22 Juni 2019.

Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2017. KKP Fokuskan Perencanaan Kawasan Budidaya Berkelanjutan. Kementerian Kelautan dan Perikanan. www.djpb.kkp.go.id. Diakses pada 22 Juni 2019.

Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2018. Produktivitas Perikanan Indonesia Kementerian Kelautan dan Perikanan. www.djpb.kkp.go.id. Diakses pada 08 Mei 2019.

Gittinger, J Price. 2008. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. [Edisi Kedua]. Penerjemah Slamet Utomo dan Komet Mangiri. Universitas Indonesia. Jakarta.

Gunawan H, Anwar Ch, Sawitri R, Karlina E. 2007. Status ekologis model silvofishery empang parit di konsesi sub-hutan Ciasem-Pamanukan, unit konsesi hutan Purwakarta. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol. IV (4): 429-439.

Kasmir dan Jakfar. 2017. Studi Kelayakan Bisnis [Edisi Revisi]. Prenadamedia group. Jakarta

Khrisna, W. Warsika, I. Dan Frederika, A. 2013. Analisis Capital Recovery Investasi Pada Proyek Condotel The Jimbaran View. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, Vol. 2 No. 1. Universitas Udayana, Denpasar.

Marcello H. 2012. Perubahan mangrove di wilayah pesisir Indramayu. Universitas Indonesia. Depok.

Oni, 2018. Success Story Rehabilitasi Ekosistem Mangrove Di Pantai Karangsong Kabupaten Indramayu. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.