PERAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP IMPLEMENTSI GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (STUDI PADA BPRS AMANAH UMMAH)

Irma Sukma Inayah, Sofian Muhlisin, Muhamad Komarudin

Abstract

Good Corporate Governance merupakan konsep tentang praktik tata kelola yang baik dalam suatu institute yang didalamnya terdapat 5 prinsip yaitu transparancy, accountability, responsibility, independency, fairness yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan ataupun organisasi yang memiliki visi dan misi. Dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut perlu adanya peran serta Dewan Pengawas Syariah, sperti yang di jelaskan pada PBI No. 11/33/PBI/2009 yang menjelaskan implementasi Good Corporate Governance berada pada tugas dan tanggung jawab Dewan pengawas Syariah. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Good Corporate Governance pada LKMS khususnya BPRS Amanah Ummah serta mengetahui peran Dewan Pengawas Syariah terhadap implementasi Good Corporate Governance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan data primer yang berupa dokumen dan wawancara dengan anggota DPS, sedangkan untuk data sekunder yang berupa informasi dari internet, buku, jurnal, skripsi, dan literature lainnya. Berdasarkan hasil penelitan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa DPS BPRS Amanah Ummah dalam melaksanakan tugasnya mengenai pengawasan terhadap prinsip GCG sudah sesuai dengan fatwa DSN-MUI dan Peraturan Bank Indonesia yang berlaku. Pada saat melakukan pengawasan pada setiap prinsip-prinsip GCG sudah sesuai dengan yang di jelaskan oleh Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009.

Keywords

Dewan Pengawas Syariah, Good Corporate Governance, LKMS

Full Text:

PDF

References

Peraturan Perundang-Undangan:

Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009 Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit usaha Syariah.

Surat Edaran Bank Indonesia No. 8/19/DPbS/2006 tentang pedoman pengawas syariah dan tata cara pelaporan hasil pengawasan bagi Dewan Pengawas Syariah dan lampiran tidak mempengaruhi pada kinerja DPS.

Jurnal:

Iskandar. (2015). Analisa Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance dan Pengendalian Internal. Jurnal Ilmu dan Aset Akuntansi, Vol. 4, No. 10, 1-18.

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian Dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. MEDIATOR, Vol. 9 No. 1

Faozan, Akhmad. (2013). Implementasi Good Corporate Governance dan Peran Dewan Pengawas Syariah di Bank Syariah. Jurnal ekonomi islam, Volume. vii, No. 1, Hal. 1-14.

Limantauw, Shirly. (2018). Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris sebagai Mekanisme Good Corporate Governance terhadap Tingkat Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Jurnal Ilmiah, Volume. 1, No. 1, Hal. 48.

Maradita, Aldira. (2014). Karakteristik Good Corporate Governance Pada Bank Syariah Dan Bank Konvensional. Yuridika, Volume. 29, No. 2, Hal. 191-204.

Qori, Dani El. (2014). Mekanisme Pengawasan Dewan Pengawas Syariah terhadap Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah Istimewa Yogyakarta. Mararaji: Jurnal Studi Keislaman, Volume. 1, No. 1, Hal. 266-295.

Wadiah, Siti dan Rully Trihantana (2015).

Analisis Penerapan Good Corporate Governance pada Bank Umum Syariah Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.11/33/PBI/2009. Jurnal Nisbah, Volume. 1, No. 2, Hal. 101-114.

Zubair, Muhammad Kamal. (2016). Analisis Faktor-Faktor Sustainabilitas Lembaga Keungan Mikro Syariah. Iqtishadia, Vol. 9, No. 2, Hal. 201- 226.

Skripsi:

Rachmandy, G. (2012). Analisis Penerapan

Prinsip Good Corporate governance (GCG) pada PT BTN.

Girsang, R. T. (2013). Pelaksanaan Prinsip Transparansi sebagai Salah Satu bentuk Prinsip Good Corporate Governance pada PT Semen Gresik (Perseroan) TBK. 2013.

Buku:

Muhammad. (2011). Audit Dan Pengawasan Syariah pada Bank Syariah Catatan Pengalaman. Yogyakarta: UII Press.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.