Kompetensi Kepribadian Guru Berbasis Profetik di SMP Tahfidz Plus Khoiru Ummah Kota Bogor

Main Article Content

Vazrin Agustin
Amir Mahrudin
Suwilah

Abstract

kompetensi kepribadian merupakan kemampuan guru dalam memberikan contoh kepribadian yang baik, stabil, arif, dewasa, berwibawa dan berakhlak mulia, sehingga menjadi suri tauladan bagi peserta didik.  Namun realitanya terjadi kasus pencabulan lima siswi SD oleh gurunya yang terjadi di Malang. Oleh karena Pendidikan profetik dapat menjadi solusi dalam permasalahan ini. Metode yang bercermin langsung dengan manusia sempurna yaitu Rasulullah SAW yang akan menjadi Rahmat di muka bumi. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif studi kasus di SMPTP Khoiru Ummah. Penelitian ini menggunakan model Milles dan Hubberman sebagai teknik analisis data. Dan menggunakan metode triangulasi teknik sebagai teknik keabsahan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian guru berbasis profetik di SMP Tahfidz Plus Khoiru Ummah.  Berdasarkan hasil pengamatan, fenomena pendidikan profetik terlihat di SMP Tahfidz Plus Khoiru Ummah Kota Bogor menggunakan dasar kurikulum berbasis aqidah islam. visi misi sekolah yaitu salah satunya adalah “Menyiapkan guru-guru menjadi teladan dan pendidik terbaik bagi anak didiknya.” Oleh karena itu  penelitian  dilakukan untuk mengetahui Kepribadian profetik yang diterapkan oleh SMPTP Khoiru Ummah. Berdasarkan Hasil Penelitian, kepribadian profetik guru di SMPTP Khoiru Ummah   berjalan dengan baik. Guru menerapkan tiga indikator profetik yaitu transendensi, humanisasi dan liberasi. Yaitu menjalankan perintah yang diberikan oleh Allah, selalu bersikap baik mengingatkan dalam kebaikan juga selalu saling mengingatkan jika terjadi kesalahan atau keburukan.

Article Details

How to Cite
Agustin, V., Mahrudin, A., & Suwilah. (2024). Kompetensi Kepribadian Guru Berbasis Profetik di SMP Tahfidz Plus Khoiru Ummah Kota Bogor. Karimah Tauhid, 3(5), 5418–5430. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13164
Section
Articles

References

Adhi Kusumastuti, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.

Adhi Kusumastuti, A. M. (Semarang). Metode Penelitian Kualitatif. 2019: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.

Ahmad Tafsir, M. S. (2011). Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru menjadi Pendidik yang Dicintai dan Diteladani Siswa. Bandung: Penerbita Nuansa Cendekia.

Arifuddin. (2019). Konsep Pendidikan Profetik (Melacak Visi Kenabian dalam Pendidikan). Jurnal Mudarrisuna, 319-338.

Febriana, R. (2019). Kompetensi Guru. Jakarta: Bumi Aksara.

Habibullah, N. (2019). Hakikat Kepribadian Guru Sebagai Tenaga Pendidik . Jurnal At-Ta'lim, 1-14.

Husniyatus Salamah Zainiyati, R. a. (2020). Pendidikan Profetik: Aktualisasi dan Internalisasi dalam Pembentukan Karakter. Kuningan: Goresan Pena.

Irjus Indrawan, d. (2020). Guru Profesional. Klaten: Penerbit Lakeisha.

Irjus Indrawan, d. (2020). Guru Sebagai Agen Perubahan. Klaten: Lakeisha.

Ismail, S. G. (2013). Implementasi Pendidikan Profetik Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam , 87-104.

Khoirun Nisa, d. (2022). Kompetensi Kepribadian Guru dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 10504-10508.

Laela Hamidah Harahap, S. N. (2019). Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Menurut Buya Hamka. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 135-146.

Maryam B. Gainau, d. (2016). Problematika Pendidikan di Indonesia. Yogyakarta: PT Kanisius.

Masrifatin, Y. (2019). Konsep Pendidikan Profetik sebagai Pilar Humanisasi. Jurnal Lentera : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 165-174.

Midada, A. (2022, Desember 21). Guru SD di Malang Cabuli 5 Muridnya, Perbuatan Bejat Berlangsung Selama 3 Tahun. Retrieved from iNewsJatim.id: https://www.inews.id/

Mohammad Faizal Amir, S. B. (2017). Metodologi Penelitian Dasar Bidang Pendidikan. Sidoarjo: Umsida Press.

Mohammad Fauzal Amir, S. B. (2017). Buku Ajar Metodologi Penelitian Dasar Budang Pendidikan. Sidoardjo: Umsida Press .

Mulyani, F. (2009). Konsep Kompetensi Guru dalam Undang-undang Nomor 14 Tahnu 2005 Tentang Guru dan Dosen (Kajian Ilmu Pendidikan Islam). Jurnal Pendiidkan Universitas Garut , 1-8.

Napitupulu, D. S. (2017). Kepribadian Guru Upaya Meningkatkan Ranah Afektif Siswa. Pati: Fire Publisher.

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books.

Pianda, D. (2018). Kinerja Guru: Kompetensi Guru, Motivasi Kerja, Kepemimpinan Kepala Sekolah. Sukabumi : CV Jejak.

Pratiwi, S. Y. (2020). Implementasi Pendidikan Profetik Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar Al-Baitul Amien Jember. Educare: Journal of Primary Education, 243-264.

Purnamasari, H. (2021). Akhlak Dalam Pendidikan Islam Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Al Manam: Jurnal Pendidikan dan sStudi Keislaman, 13-24.

Rinawati, A. (2018). Prophetic Teaching Sebagai Strategi Membangun Kompetensi Kepribadian Guru. Journal Ar'rihlah: Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam, 15-30.

Roqib, M. (2011). Propethic Education. Purwokerto: STAIN Press.

Roqib, M. (2016). Filsafat Pendidikan Profetik: Pendidikan Islam Integratif dalam Perspektif Kenabian Muhammad. Purwokerto: Pesma An-Najah Press.

Roqib, N. (2020). Kepribadian Guru: Upaya Mengembangkan Kepribadian Guru yang Sehat di Masa Depan. Yogyakarta: CV Cinta Buku.

Rosyid, K. (2004). Pendidikan Profetik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Sodiq, A. (2018). Propethic Character Building. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syarif, Z. (2014). Pendidikan Profetik dalam Membentuk Karakter Bangsa. Madura: Jurnal Tadris.

Zulhammi. (2014). Kepribadian Rasulullah SAW Sebagai Guru Profesional. Jurnal Darul 'Ilmi , 59-73.