ANALISIS KORELASI DAN SIDIK LINTAS PEUBAH PERTUMBUHAN TERHADAP PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.)

Authors

  • Sjarif Avitijadi Adimihardja

DOI:

https://doi.org/10.30997/jp.v3i2.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari korelasi antara peubah pertumbuhan dengan hasil
produksi Cabai Merah (Capsicum annuum L), untuk mencari komponen penentu produksi cabai
berdasarkan nilai korelasi, pengaruh langsung, dan pengaruh tidak langsung. Penelitian dilaksanakan
pada bulan April sampai dengan Agustus 2013 di Kebun Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan
Swadaya (P4S) Antanan di Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Bogor.
Penelitian ini menggunakan rancangan survei. Populasi tanaman cabai dengan varietas TM-999
diambil sampel secara acak sebanyak 30 tanaman sampel yang merupakan satuan amatan. Data hasil
pengamatan dianalisis dengan menggunakan korelasi pearson dilanjutkan dengan analisis lintasan
berdasarkan persamaan simultan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peubah yang memiliki
koefisien korelasi dan pengaruh langsung yang positif terhadap jumlah produksi bunga cabai adalah
jumlah daun, diameter batang, dan jumlah cabang. Peubah yang memliki koefisien korelasi positif
terhadap terhadap produksi buah cabai adalah tinggi tanaman, diameter batang dan lebar tajuk.
Komponen pertumbuhan yang memiliki pengaruh langsung yang positif terhadap produksi cabai
adalah diameter batang, lebar tajuk, jumlah cabang, jumlah buah, panjang buah, dan bobot perbuah.
Peubah diameter batang, lebar tajuk jumlah cabang dan jumlah buah dapat menjadi komponen
penentu dalam menduga hasil produksi cabai.

References

Amirullah. 2000. Tingkat Kandungan Klorofil
daun dan kontribusinya serta
pengaruh pemupukan NPKMg
dan pemberian mentanol terhadap
kandungan klorofil, pertumbuhan
dan produktivitas tanaman
cabai merah (Capsicum annuum
L.) [thesis]. Program pascasarjana.
Institusi Pertanian Bogor.
BBPPTP [Balai Besar Pengkajian
engembangan Teknologi Pertanian].
2008. Teknologi Budidaya Cabai
Merah. Bogor: Badan Penelitian
dan Pengembangan Pertanian.
Berke TG. 2000. Hybrid Seed Production in
Capsicum, p 49-67. In Hybrid Seed
Production in Vegetables, Tomato
and Papper. Departamento de
Ciencias Vegetables, Pontificia
Universidad Catolica de Chile.
BP3K [Badan Pelaksana Penyuluhan
Pertanian dan Kehutanan]
Kabupaten Sumedang, 2011.
Varietas-varietas Cabai Merah.
http//bp3ktanjungsari.blogspot.com/
2011/03/vaietas- Varietas-cabemerah.
html. [19 Febuari 2014
BP4K [Badan Pelaksana Penyuluhan
Pertanian, Perikanan dan
Kehutanan] Kabupaten Sukabumi
2011. Budidaya Cabai Merah.
Diakses dari
http://bp4kkabsukabumi.net/index.p
hp/ Hortikultura/Budidaya-Cabe-
Merah.html. [15 Mei 2012]
BPS [Badan Pusat Statistik]. 2011. Luas
panen, Produksi, dan Produktivitas
Cabai Merah.
http://www.bps.go.id/tab_sub/vieu.p
hp. [2013]
Budiarti, S.G, Y.R Rizki, Y.W.E. Kusumo.
2004. Analisis koefisien lintas
beberapa sifat pada Plasma
nutfah gandum (Triticum aestivium
L.) koleksi Balitbiogen. Zuriat
15(1): 31-40.
Deviona, Rahmi Y, Muhamad S, M.Ridha A I.
2011. Analisis korelasi Dan Sidik
Lintas Karakter Fenotipik 15
Genotipe Cabai (Capsicum Annuum
L.) koleksi IPB. Prosiding Seminar
Nasional Perhorti 2011 Lembang
217-227
Djarwaningsih T. 2005. Capsicum spp
(Cabai): Asal, persebaran dan nilai
ekonomi. J Biodiversitas. 6 (4):
292-296
Genefianti, Yulian, Antik N Suprapti. 2006.
Korelasi dan Sidik Lintas antara
Pertumbuhan, Komponen Hasil dan
Hasil dengan Gugur Buah pada
Tanaman Cabai. J. Akta
Agrosia.9(1)
Gardner, F. P., R. B. Pearce, and R.L Mitchell.
1991. Physiology of crop plants
(fisiologi
Tanaman Budidaya, alih bahasa :
Susilo dan Subiyanto). Jakarta : UI
Press
Gomez, K.A. dan A.A. Gomez. 2007.
Prosedur Statistika Untuk Penelitian
Pertanian. Terjemahan dari:
Statistical Prosedur for Agriculture
Research. Penerjemahan: E.
Sjamsudin dan J.S Baharsjah. Depok:
Penerbit Universitas Indonesia.
Kusandriani Y, Muharam A. 2005. Produksi
Benih Cabai. Bandung: Balai
Penelitian Tanaman Sayuran.
Martodireso, Sudadi dan Widada Agus
Suryanto. 2011. Terobosan
Teknologi Pemupukan Dalam Era
Pertanian Organik. Cetakan ke VII.
Yogyakarta: Kanisius
Nwachukwu CU, Mbagwu FN, Onyeji AN.
2007. Morphological and leaf
epidermal feature of Capsicum
annuum and Capsicum frutescens.
Solanacceae. Nature and Science,
5(3): 54-60
Purwanto J. 2007. Bertanam Cabai Rawit Di
Pekarangan. Jakarta: CV. Sinar
Cemerlang Abadi
Rompas JP. 2001. Efek Isolasi Bertingkat
Colletotrichum capsici terhadap
penyakit Antraknosa Pada Cabai.
Prosiding Kongres Nasional XVI dan
Seminar Ilmiah, Bogor, 22-24
Agustus 2001. perhimpunan
Fitopatologi Indonesia. 163.
Sanjaya L,Wattimena GA, Guharja E, Yusuf
M, Aswidinnoor H, Stam P. 2002.
Keragaman Ketahanan Aksesi
Capsicum terhadap antraknosa
(Colletotrichum capsici) Berdasarkan
Penanda RAPD. Jurnal Biotenologi
Pertanian 7(2): 36-42
Setiadi. 2005. Bertanam Cabai. Bogor:
Penebar Swadaya.
Sharma, V,K., C.S. Semwal S.P Uniyal. 2010.
Genetic variability and character
association Analysis in bell pepper
(Capsicum annuum L.). J. Hortic.
For . 2(3): 058-065.
Singh, R.K. and R.D. Chaudary. 1979.
Biometrical Methods in
Quantitiave Genetic
Analysis.Kalyani Pubishers. New
Delhi: Kalyani Pubishers.
Smitha, R.P., N. Basvaraja. 2007. Variability
and Selection Strategy for Yield
Impovement in Chili. Karnataka J.
Agric Sci. 20(1):109-111.
Sudiono. 2006. Pengaruh Fungsida dan Waktu
Aplikasi terhadap penyakit
Antraknosa Buah Cabai.
LAPTINILAPP, diakses dari
http://digilib.unila.ac.id/go.php . [
22 Mei 2012]
Sunaryono, H. 1996, Budidaya Cabai Merah.
Bandung: Sinar Baru Algesindo
Surahmat dan Fahrudin. 2011. Pengelolaan
Tanaman Cabai Keriting Hibdira
TM 999 (Capsicum annuum)
secara konvensional dan PHT.
[Skripsi]. Bogor. Institusi
Pertanian Bogor
Syukur M, Sriani S, Rahmi Y, Khaerin N.
2010. Pendugaan Komponen
Ragam, Heritabilitas dan Korelasi
untuk Menentukan Kriteria
Seleksi Cabai (Capsicum annuum
L.) Populasi F5. J.Hort. Indonesia
1(3): 74-80. Agustus 2010.
Tarjoko, Mujiono dan A. Suryanto.1996.
Respon Beberapa Galur Tanaman
Kedelai Terhadap Serangan Hama
Lalat Bibit (Ophymia phaseoli
Tryon) Prosiding Seminar Nasional
Kedelai Lembaga Penelitian
Universitas Jendral Sudirman.
Purwokerto
Tosin D, Sari NR. 2010. Sukses Budidaya
Cabai. Yogyakarta: Atma Media
Press.
USDA [United States Department of
Agriculture]. 2010b. plants Database Plants Profile.
http://plants.usda.gov/java/profile?
symbol=caan4. [14 Desember
2013]
USDA [United States Department of
Agriculture]. 2012b. National
Nutrient Database for Standard
Reference Release 25
http://ndb.nal.usda.gov/ndb/foods/s
how/3569. [14 Desember 2013].

Downloads

Published

2017-03-23

How to Cite

Adimihardja, S. A. (2017). ANALISIS KORELASI DAN SIDIK LINTAS PEUBAH PERTUMBUHAN TERHADAP PRODUKSI CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.). Jurnal Pertanian, 3(2), 111–121. https://doi.org/10.30997/jp.v3i2.602

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 727 times