KUALITAS OOSIT DARI OVARIUM SAPI PERANAKAN ONGOLE (PO) PADA FASE FOLIKULER DAN LUTEAL THE QUALITY OF OOCYTES FROM OVARIES OF ONGOLE CROSSBREED ON FOLLICULAR AND LUTEAL PHASES

Authors

  • RistikaHandarini Hardiansyah

DOI:

https://doi.org/10.30997/jp.v5i2.48

Abstract

Ovarium merupakan limbah rumah potong hewan (RPH) yang masih mempunyai potensi untuk
dimanfaatkan sebagai pembawa materi genetik untuk proses fertilisasi in vitro. Penelitian ini bertujuan
membandingkan kualitas oosit yang dihasilkan oleh folikel dari ovarium sapi peranakan ongole (PO)
pada fase folikuler dan luteal. Ovarium sapi PO diperoleh dari RPH Depok masing-masing 5 pasang (fase
folikuler) dan 5 pasang fase luteal. Medium transportasi ovarium menggunakan laktat ringer dan
antibiotik (0,1%) pada suhu 38,5oC. Aspirasi dan klasifikasi kualitas oosit dilakukan di Laboratorium
Produksi Embrio Balai Embrio Ternak Cipelang Bogor. Aspirasi oosit menggunakan jarum suntik 18 G
dalam medium phosphat buffer saline, calf serum 3%, dan antibiotik 1%. Pengamatan kualitas oosit
(grade A, B, C, dan D) menggunakan mikroskop stereo. Data ditabulasi dan dianalisis dengan Chi Square
untuk menguji perbedaan kualitas oosit pada kedua fase: folikuler dan luteal. Hasil penelitian
menunjukkan perbedaan nyata (P<0,5) pada grade A dan B, sedangkan grade C dan D tidak
menunjukkan beda nyata (P>0,5) lebih tinggi pada fase luteal. Total rataan grade (A dan B) digunakan
untuk proses fertilisasi menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,5) pada fase luteal. Dapat
disimpulkan bahwa produksi dan kualitas oosit grade A dan B dari oosit lebih banyak pada fase luteal.
Kata kunci: kualitas oosit, ovarium limbah RPH, fase luteal, fase folikuler, sapi PO

Downloads

Published

2017-03-22

How to Cite

Hardiansyah, R. (2017). KUALITAS OOSIT DARI OVARIUM SAPI PERANAKAN ONGOLE (PO) PADA FASE FOLIKULER DAN LUTEAL THE QUALITY OF OOCYTES FROM OVARIES OF ONGOLE CROSSBREED ON FOLLICULAR AND LUTEAL PHASES. Jurnal Pertanian, 5(2), 89–94. https://doi.org/10.30997/jp.v5i2.48

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 307 times