EDUKASI GIZI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DALAM MENCEGAHAN COVID-19

Main Article Content

Andi Eka Yunianto

Abstract

Latar belakang - Covid-19 adalah penyakit yang yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) S. Virus ini mudah menular ke manusia melalui tetesan cairan (droplet) yang berasal dari tubuh manusia. Dalam upaya pencegahan penanggulangan Covid-19 maka perlu peningkatan imunitas tubuh dengan pangan fungsional melalui media gizi yang tepat. Media gizi merupakan alat bantu untuk mempermudah penyampaian pesan-pesan gizi dan pesan kesehatan lainnya.

Tujuan – Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan kader posyandu.

Metodologi– Pengabdian ini dilakukan di 2 posyandu di kecamatan Tawang yaitu Posyandu Mawar dan Posyandu Anggrek merah. Total jumlah responden sebanyak 76 orang yaitu seluruh ibu-ibu dilingkungan Posyandu tersebut. Pengabdian dilakukan dengan cara pemberian materi mengenai pangan fungsional yaitu tempe dan oncom dalam meningkatkan imunitas tubuh serta demo masak cara pengolahan kedua bahan tersebut. Uji beda t-test digunakan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan responden.

Hasil – Hasil pemberian edukasi gizi pada responden menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan signifikan terhadap pengetahuan (p<0,05).

Kesimpulan – Pemberian edukasi pangan fungsional dengan media penyuluhan dan demo masak dapat meningkatkan pengetahuan para kader porsyandu.

Batasan Pengabdian – Pengabdian ini hanya sebatas 2 posyandu di kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya

Orisinalitas/nilai – Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan demo masak pembuatan produk berbahan dasar tempe dan oncom

Article Details

How to Cite
Yunianto, A. E. (2021). EDUKASI GIZI PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DALAM MENCEGAHAN COVID-19 . Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 122–126. https://doi.org/10.30997/qh.v7i2.3549
Section
Articles

References

Diskominfo Kota Tasikmalaya. (2020). Angka Kejadian di Kota Tasikmalaya. (Online). Diunduh melalui mikotas.tasikmalayakota.go.id tanggal 17 Juni 2020.

Hamulka, J., Wadolowska, L., Hoffmann, M., Kowalkowska, J., & Gutkowska, K. (2018). Effect of an education program on nutrition knowledge, attitudes toward nutrition, diet quality, lifestyle, and body composition in polish teenagers. The ABC of healthy eating project: Design, protocol, and methodology. Nutrients, 10(10). https://doi.org/10.3390/nu10101439

Karasneh, R., Al-Azzam, S., Muflih, S., Soudah, O., Hawamdeh, S., & Khader, Y. (2020). Media’s effect on shaping knowledge, awareness risk perceptions and communication practices of pandemic COVID-19 among pharmacists. Research in Social and Administrative Pharmacy. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2020.04.027

Kemenkes RI.(2020). Situasi Terkini Perkembangan Coronavirus Disease (COVID-19). (Online). Diunduh melalui covid19.kemkes.go.id/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus pada tanggal 17 Juni 2020.

Nuraida, L. (2003). “A Review: Health Promoting Lactic Acid Bacteria in”. J. Anim. Sci, 16(5), 726-731.

Putra, Agus B. N. (2020). Immune-stimulating Potentials of Indonesian Fermented Foods. Dipaparkan dalam webinar tanggal 4 Juni.

Sastraatmadja, D. D., Tomita, F., & Kasai, T. (2002). “Production of high-quality oncom, a traditional Indonesian fermented food, by the inoculation with selected mold strains in the form of pure culture and solid inoculum”. Journal of the Graduate School of Agriculture, Hokkaido University= 北海道大学大学院農学研究科紀要, 70(2), 111-127.

Surono, I. S. (2016). “Ethnic fermented foods and beverages of Indonesia”. In Ethnic fermented foods and alcoholic beverages of Asia (pp. 341-382). Springer, New Delhi.

Susilo, Adityo, at all.(2020). “Coronavirus Disease 2019: Tinjauan Literatur Terkini”. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(1), 45-67.

Utari, D. M. (2010). “Kandungan Asam Lemak, Zink, dan Copper pada Tempe, Bagaimana Potensinya untuk Mencegah Penyakit Degeneratif?”. Gizi Indonesia, 33(2).