MODEL PEMANTAUAN PRINSIP KEHATIAN-HATIAN ATAS FUNGSI KEPATUHAN PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Irma Yuliani

Abstract

Penerapan terhadap prinsip kehati-hatian merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan pemenuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan pemantauan terhadap prinsip kehati-hatian pada perbankan syariah di Indonesia. Selanjutnya penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menyelidiki beberapa fakta yang diperoleh dari laporan tata kelola perbankan syariah. Penelitian ini mengambil 10 sampel perbankan syariah untuk dijadikan objek dan diselidiki implementasi pemantauan prinsip kehati-hatiannya. Dari hasil penyelidikan diperoleh hasil bahwasannya hanya terdapat beberapa perbankan yang mengimplementasikan pemantauan terhadap prinsip kehati-hatian. Diantara perbankan yang menerapkan pemantauan tersebut yaitu BNI Syariah, Panin Bank Syariah, MayBank Syariah Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, serta BSM syariah. Selain ke enam bank tersebut, hampir sebagian besar melaporkan aktiftias pemenuhan kepatuhan syariah secara simpel dan kurang memisahkan masing-masing unit kerja.

Keywords

Perbankan syariah, Kepatuhan syariah, pemantauan prinsip kehati-hatian

Full Text:

PDF

References

Anshori, A. G. (2010). Pembentukan bank syariah melalui akuisisi dan konversi: (pendekatan hukum positif dan hukum islam). Yogyakarta: UII Press.

Ardhaningsih, G. S. (2012). Sharia compliance akad murabahah pada BRI Syariah KCI Surabaya Gubeng. Universitas Airlangga, Surabaya.

Arifin, Z. (2009). Dasar-dasar manajemen bank syariah. Tangerang: Aztera Publisher.

Bank Indonesia. (2011). Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/2/pbi/2011 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.

Burhanuddin, S. (2010). Aspek hukum lembaga keuangan syariah (Pertama). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Faozan, A. (2013). Implementasi good corporate governance dan peran dewan pengawas syariah di bank syariah. La_Riba, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.20885/lariba.vol7.iss1.art1

Ilhami, H. (2009). Pertanggungjawaban dewan pengurus syariah sebagai otoritas pengawas kepatuhan syariah bagi bank syariah. Jurnal Mimbar Hukum, 21(3), 17.

Khoirudin, A. (2013). Corporate governance dan pengungkapan islamic social reporting pada perbankan syariah di indonesia. 6.

Machmud, A., & Rukmana. (2010). Bank Syariah: Teori, kebijakan, dan studi empiris di Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Mardiyah, Q., & Mardian, S. (2015). Praktik audit syariah di lembaga keuangan syariah Indonesia. Akuntabilitas, 8(1), 01–17.

Nurhikmah, F., & Kusumaningtyas, M. (2018). Pengaruh dewan pengawas syariah dan intellectual capital terhadap pengungkapan corporate social responsibility dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi (studi empiris perbankan syariah di indonesia). Journal of Islamic Banking and Finance, 2(2), 15.

OJK. (2019). Perbankan Syariah. Diambil dari https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/tentang-syariah/Pages/Perbankan-Syariah.aspx

Prabowo, B. A., & Jamal, J. B. (2017). Peranan Dewan Pengawas Syariah terhadap Praktik Kepatuhan Syariah dalam Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum Faculty of Law, 24(1).

Prasetyoningrum, A. K. (2010). Analisis Pengaruh Independensi dan Profesionalisme Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Perkreditan Rakyat Syariah di Jawa Tengah. Aset, 12(1), 27–36.

Riani, & Mardian, S. (2017). Dinamika kualitas audit di perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 5(2), 177–194.

Shomad, A. (2010). Hukum islam: Penormaan prinsip syariah dalam hukum indonesia. Jakarta: Kencana.

Sutedi, A. (2009). Perbankan syariah: Tinjauan dan beberapa segi hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Usman, R. (2001). Aspek-aspek hukum perbankan Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Widyanto, E. A. (2010). Peran independensi dewan pengawas syariah terhadap loyalitas penerapan syariat islam. Jurnal Eksis, 6(2), 5.

Yazid, H., & Suryanto, T. (2016). An Investigation of Factors Influencing Audit Quality According to Islamic Audit: A Study for the Jakarta Islamic Index. International Journal in Economics and Business Administration, 4(1), 20–38.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.