Archives

2016

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN EARLY WARNING SYSTEM PADA PT ASURANSI UMUM BUMIPUTERA MUDA 1967

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan menggunakan Early Warning System pada PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 selama periode 2011-2014. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis rasio Early Warning System. Adapun rasio early warning system yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Rasio Solvabilitas ( Solvency Margin Ratio ), Rasio Likuiditas (Liabilities to Liquid Assets Ratio), Rasio Underwriting, Rasio Beban Klaim ( Incurred Loss Ratio ), Rasio Kecukupan Dana ( Adequancy of Capital Funds ) dan Rasio Pertumbuhan Premi (Premium Growth Ratio). Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukan bahwa kinerja keuangan pada PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 di lihat dari rasio solvabilitas, rasio likuiditas dan rasio beban klaim dalam kondisi baik. Sedangkan dilihat dari rasio underwriting, rasio kecukupan dana dan rasio pertumbuhan premi dalam kondisi yang tidak baik.
Kata kunci : Kinerja Keuangan, Early Warning System

Vol 2, No 2 (2016): ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN (FRAUD) : PERSEPSI PEGAWAI PEMERINTAHAN DAERAH KOTA BOGOR

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh keadilan distributif, keadilan prosedural, pengendalian internal, penegakan peraturan, komitmen organisasi dan budaya organisasi terhadap kecenderungan kecurangan. Variabel-variabel dikembangkan berdasarkan teori fraud triangle Donald Cressey (1953). Populasi dalam penelitian ini adalah OPD di Kota Bogor. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode quota sampling dengan kreteria pegawai yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan instansi masing-masing. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 143 responden di 34 OPD di Kota Bogor. Sedangkan untuk pengujian hipotesis dan instrumen penelitian menggunakan alat analisis regresi berganda SPSS 21.0. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: pengendalian internal dan penegakan peraturan berpengaruh terhadap kecenderungkan kecurangan. Sedangkan keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi dan budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan.
Kata Kunci: Teori Segitiga Kecurangan dan Organisasi Pemerintahan Daerah

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS KINERJA KOPERASI AGRO HUMANIORA PADA ASPEK PRODUKTIFITAS BERDASARKAN PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 06/PER/M.KUKM/V/2006

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja koperasi KPRI Agro Humaniora pada aspek produktifitas periode 2011 sampai 2015 berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode analisis rasio pada aspek produktifitas koperasi yang meliputi Rentabilitas Modal Sendiri/Return on Equity (ROE), Return on Asset (ROA), Asset Turn Over (ATO), Kemampuan Menghasilkan Laba (Net Profit Margin), Current Ratio, Total Hutang terhadap Aset (Total Debt to Total Aset), Total Hutang terhadap Modal Sendiri (Total Debt to Total Equity) dan Perputaran Piutang. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja koperasi KPRI Agro Humaniora periode 2011 sampai 2015 tergolong kategori sehat dan cukup sehat untuk Rentabilitas Modal Sendiri/Return On Asset (ROA), Asset turn Over (ATO), Total Debt to Total Asset, dan Total Debt to Total Equity. Tidak sehat dan sangat tidak sehat untuk Net Profit Margin, Perpuratan Piutang dan Rasio Lancar (Current Ratio).
Kata Kunci: Kinerja, Produktifitas, Koperasi, Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006.

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS VALUE FOR MONEY PADA LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BALAI PENELITIAN TERNAK CIAWI BOGOR

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh harga saham dan frekuensi perdagangan saham terhadap bid-ask spread pada perusahaan manufaktur yang melakukan stock split. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang melakukan stock split yang terdiri dari 28 perusahaan. Penentuan sampel penelitian yang berjumlah 24 perusahaan dilakukan menggunakan metode purposive sampling.Sedangkan untuk pengujian hipotesis dan instrumen penelitian menggunakan alat analisis regresi berganda SPSS 20.0. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: harga saham tidak berpengaruh terhadap bid-ask spread. Sedangkan frekuensi perdagangan saham berpengaruh terhadap bid-ask spread.
Kata Kunci: Harga Saham, Frekuensi dan Bid-ask Spread

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS KINERJA KEUANGAN DALAM MENILAI TINGKAT KESEHATAN ASPEK KEUANGAN PADA PT GARUDA INDONESIA TBK PERIODE 2011-2015 BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI BUMN NOMOR:KEP-100/MBU/2002

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dalam menilai tingkat kesehatan aspek keuangan pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2011-2015 berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor:KEP-100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN. Penilaian tingkat kesehatan ini menggunakan delapan indikator, yaitu ROE, ROI, rasio kas, rasio lancar, collection period, perputaran persediaan, perputaran total aset, dan total modal sendiri terhadap total aset. Kinerja keuangan PT Garuda Indonesia TBk periode 2011-2015 mengalami penurunan dan kenaikan dilihat dari total skor 8 indikator rasio keuangan. Selama tahun 2011-2014 kinerja keuangan PT Garuda indonesia Tbk mengalami penurunan dan kembali meningkat pada tahun 2015. Untuk tingkat kesehatan keuangan, PT Garuda Indonesia Tbk memdapat predikat sehat pada tahun 2011 dengan kategori AA, pada tahun 2012 mendapat predikat sehat juga dengan kategori AA, pada tahun 2013 mendapat predikat sehat namun mengalami penurunan ke kategori A, mendapat predikat kurang sehat dengan kategori BBB pada tahun 2014, dan terakhir mendapat predikat sehat dengan kategori A pada tahun 2015.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Tingkat Kesehatan Keuangan, Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor:KEP-100/MBU/2002

Vol 2, No 1 (2016): ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PT. JASA RAHARJA (PERSERO) KANTOR PERWAKILAN BOGOR

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem pengendalian intern kas pada perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dibidang jasa Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yaitu PT. Jasa Raharja (Persero) Kantor Perwakilan Bogor yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 48 Bogor. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sistem pengendalian intern kas terkait penerimaan premi dan pengeluaran polis yang dijalankan di PT. Jasa Raharja (Persero) Kantor Perwakilan Bogor. Pengendalian intern merupakan suatu sistem dan prosedur yang diterapkan oleh manajemen perusahaan dalam rangka menjaga kekayaan perusahaan dari tindak kecurangan, pencurian, kesalahan baik disengaja maupun tidak, keteledoran maupun kecerobohan atau kelalaian petugas, serta untuk mengecek keabsahan atau keakuratan dan keandalan dari suatu data akuntansi perusahaan, serta bertujuan untuk meningkatkan keefisiensian dari operasional perusahaan juga untuk mendukung dipatuhinya kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengendalian intern kas dalam prosedur penerimaan premi dan pengeluaran polis pada PT. Jasa Raharja (Persero) Kantor Perwakilan Bogor telah memadai dan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya dokumen-dokumen yang digunakan, pihak-pihak yang terkait didalam proses penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan, serta proses berjalannya kegiatan penerimaan dan pengeluaran kas, sebagian besar telah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perusahaan, serta sebagian besar dari pengendalian intern kas juga telah sesuai dengan unsur-unsur pengendalian intern.
Kata kunci: Pengendalian Intern Penerimaan dan Pengeluaran Kas

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH, PEMBIAYAAN MUSYARAKAH, DAN PEMBIAYAAN MURABAHAH TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK SYARIAH MANIDIRI DAN BANK MUAMALAT INDONESIA (Studi pada Bank Umum Syariah Yang terdaftar di Bank Indonesia Periode Triwulan I 2007- Triwulan IV 2014)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah dan pembiayaan murabahah terhadap profitabilitas. Penelitian ini menggunakan return on asset (ROA) sebagai indikator profitabilitas bank. Populasi penelitian ini adalah Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Bank Indonesia pada triwulan I 2007 – triwulan IV 2014. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pengaruh pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah dan pembiayaan murabahah terhadap profitabilitas sebesar 17,8%, sedangkan sisanya 82,2% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Artinya, bahwa nilai kontribusi pengaruh pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah dan pembiayaan murabahah terhadap profitabilitas sebesar 17,8% dan sisanya 82,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara parsial, variabel pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dengan koefisien sebesar sebesar 2,651 dan 2,079 dengan nilai signifikasi t 0,010 dan 0,042 (signifikasi t < 0,05). Sedangkan variabel pembiayaan murabahah berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Profitabilitas, dengan nilai koefisien sebesar -3,593 dengan nilai signifikasi 0,001 < 0,05.
Kata Kunci: mudharabah,musyarakah, murabahah, profitabilitas

Vol 2, No 1 (2016): ANALISIS PEMBENTUKAN CADANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN METODE IMPAIRMENT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO)

Perubahan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI) setelah adanya revisi PSAK 55 tahun 2008 atas pembentukan cadangan kerugian menggunakan metode impairment, memberikan fenomena bahwa cadangan dapat di olah untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja keuangan. Hasil penelitian diketahui bahwa pada tahun 2007, sebelum adanya perubahan regulasi mengenai cadangan kerugian dengan menggunakan metode impairment, kondisi kinerja keuangan BNI terlihat rendah, antara lain rendahnya ROA, ROE dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum serta tingginya BOPO dan NPL. Pertumbuhan cadangan kerugian yang dibentuk oleh BNI terlihat menurun selama masa transisi dengan pertumbuhan kinerja keuangan yang begitu tinggi dan baik, khususnya terhadap tingginya simpanan nasabah, laba tahun berjalan, laba per lembar saham, ROA, ROE, dan KPMM serta rendahnya BOPO dan NPL. Setelah masa peralihan metode impairment (tahun 2011), angka rasio cadangan kerugian kredit yang dibentuk terhadap kredit adalah dibawah rata-rata. Dengan adanya kebijakan penerapan pencadangan dengan menggunakan metode impairment dapat membantu BNI untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja keuangannya.
Kata Kunci: PPAP, CKPN, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai, Metode Impairment, Kinerja Keuangan Bank.

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAHAN (SPIP) TERHADAP KETERANDALAN LAPORAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA UPTP XXXIII CISEENG KABUPATEN BOGOR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang mengacu kepada PP No 60 Tahun 2008 terhadap keterandalan laporan keuangan pegelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pengujian dilakukan terhadap 47 sekolah SD dan SMP penerima BOS di wilayah UPTP XXXIII Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Pegumpulan data menggunakan instrumen kuisiner serta analisis pengujian menggunakan program IBM SPSS versi 22. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriprif kuantitatif dengan objek yang digunakan adalah 60 orang pengelola BOS yaitu kepala sekolah dan bendahara di Kecamatan Ciseeng .
Dari hasil penelitian ini kita dapat melihat pengaruh SPIP berpengaruh positif secara simultan sebesar 86,3 % sedangkan secara parsial lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian informasi dan komunikasi dan pemantauan berpangaruh positif terhadap keterandalan laporan keuangan dana BOS.
Kata Kunci :BOS, SPIP, Lingkungan Pengendalian,penilain resiko, aktivitas pengendalian. Informasi dan akuntansi, dan Pemantaun.

Vol 2, No 1 (2016): ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN MODEL ALTMAN Z-SCORE DALAM UPAYA PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2010 – 2014

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kebangkrutan pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index periode 2010 – 2014. Dengan menggunakan model Altman Z-Score memprediksi kebangkrutan pada setiap perusahaan tambang yang berjumlah 7. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Altman Z-Score dengan rumus Z = 1,2X1 + 1,4X2 + 3,3X3 + 0,6X4 + 1,0X5 dengan kriteria penilaian Z > 2,99 dikategorikan perusahaan sehat, 1,81 < Z < 2,99 dikategorikan perusahaan grey area atau rawan bangkrut, dan Z < 1,81 dikategorikan perusahaan berpotensial bangkrut. Selama periode penelitian menujukkan bahwa hasil penelitian pada tahun 2010 terdapat 100% atau keseluruhan sampel perusahaan berada pada kondisi sehat, pada tahun 2011 terdapat 6 perusahaan berada pada kondisi sehat dan 1 perusahaan berada pada kondisi grey area. Sedangkan pada tahun 2012, terdapat 5 perusahaan yang berada pada kondisi sehat dan 2 perusahaan berada pada kondisi grey area. Pada tahun 2013 terdapat 5 perusahaan berada pada kondisi sehat, 1 perusahaan berada pada kondisi grey area dan 1 perusahaan berada pada kondisi bangkrut. Pada tahun 2014 terdapat 5 perusahaan berada pada kondisi sehat, 1 perusahaan berada pada kondisi grey area dan 1 perusahaan berada pada kondisi bangkrut.
Kata Kunci : Altman Z-Score, Prediksi Kebangkrutan

Vol 2, No 1 (2016): ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. SANSHIRO HARAPAN MAKMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DU PONT SYSTEM

Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan apabila menggunakan analisis metode Du Pont System. Analisis rasio keuangan Du Pont System adalah analisis yang memperlihatkan bagaimana hubungan antara Net Profit Margin (NPM), perputaran aset atau Total Assets Turn Over (TATO) dan Return On Investment (ROI) untuk menentukan Return On Equity (ROE) perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, suumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan wawancara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Sanshiro Harapan Makmur yang terlihat pada Return On Equity (ROE) berfluktuatif dan Return On Investment (ROI) cenderung menurun selama periode 2010-2014. Return On Equity (ROE) yang fluktuatif ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu inefisiensi pada Total Cost yang meningkat dan tidak diimbangi Earning After Tax (EAT) sehingga mengakibatkan Net Profit Margin (NPM) yang berfluktuasi selama lima tahun.
Kata Kunci : Net Profit Margin (NPM), Total Assets Turn Over (TATO), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE)


2015


1 - 23 of 23 Items