PROSES KOMUNIKASI PEMBELAJARAN ANTARA GURU DAN SISWA DENGAN ADHD

Main Article Content

Annisa Nurul Hidayah
Rasmitadila Rasmitadila
Teguh Prasetyo

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses komunikasi pembelajaran antara guru dengan siswa ADHD pada saat pra pembelajaran, proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi (kepada siswa ADHD), wawancara (kepada siswa ADHD, siswa non ADHD, dan guru), dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian dalam penelitian ini menggunakan uji kredibilitas melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik data dan uji konfirmabilitas melalui member check dan expert judgement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antara guru dan siswa ADHD pada saat pra pembelajaran adalah komunikasi yang dilakukan adalah satu arah dan lebih dominan menggunakan komunikasi verbal seperti nasihat, panggilan, dan bertanya. Pada saat proses pembelajaran guru dan siswa ADHD berkomunikasi secara dua arah menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal, sedangkan pada saat evaluasi pembelajaran proses komunikasi yang berlangsung antara guru dan siswa ADHD adalah komunikasi satu arah dengan komunikasi verbal lisan dan tulisan. Penggunaan proses komunikasi yang dilakukan guru terhadap siswa ADHD dapat mengatasi masalah yang dialami siswa ADHD seperti kurang fokus, hiperaktif, dan impulsif.

Article Details

How to Cite
Hidayah, A. N., Rasmitadila, R., & Prasetyo, T. (2019). PROSES KOMUNIKASI PEMBELAJARAN ANTARA GURU DAN SISWA DENGAN ADHD. E-Journal Skripsi: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2(2). Retrieved from https://ojs.unida.ac.id/skripsiunida/article/view/1664
Section
Articles

References

Baihaqi Mif dan Sugiarmin. (2010.) Memahami dan Membantu Anak ADHD. Bandung: Refika Aditama.
Bungin, M Burhan. (2014). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Cangara, Hafied. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Press.
Delphie, Bandi. (2009). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus dalam Setting Pendidikan Inklusi. Sleman: KTSP.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif
Laeli, S., Mahruddin, A., & Fazriah, D. F. (2017). EFEKTIVITAS KURIKULUM BERBASIS KEMASYARAKATAN. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 115-125.
Rafanda Maurina. (2012). Komunikasi Antarpribadi Orang Tua dan Anak Down Syndrom. Universitas Sumatera Utara
Roben. (2008). Manusia Komunikasi, Komunikasi Manusia. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Sahajani Eprilia (2013). Kemampuan Berkomunikasi Pada Anak Penderita ADHD. Universitas Gunadharma
Sumiati. (2015). Metode Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima.
Sutirman. (2006).“Komunikasi Efektif dalam Pembelajaran”. Jurnal Efisiensi No 2 Volume VI Agustus 2006 ISSN 1412-1113.
Thobroni, M. (2015). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Ar-ruzz Media.
Wibisono, Theodorus terj Shirley Brikerhoff. (2009). Tombol Kecepatan Pemuda dengan ADHD (Gangguan Hiperaktivitas Kurang Perhatian). Sleman: KTSP.

Most read articles by the same author(s)