https://ojs.unida.ac.id/jmss/issue/feed JURNAL MINA SAINS 2021-04-29T06:51:39+00:00 Dr. Muarif muarif@unida.ac.id Open Journal Systems <p><span>Jurnal Mina Sains adalah jurnal resmi yang diterbitkan oleh Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan dan pertukaran informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh para peneliti di lingkungan Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor dengan para peneliti di luar institusi. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun: April dan Oktober. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan pemuatan seperti tersedia di halaman belakang setiap penerbitan.</span></p><p><span><span>P-ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1421305268&amp;1&amp;&amp;" target="_blank">2407-9030</a> E-ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1488593677&amp;1&amp;&amp;" target="_blank">2550-0759</a></span></span></p> https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/4135 KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN SEMAH (Tor douronensis) PADA SUHU PEMELIHARAAN BERBEDA 2021-04-29T06:51:39+00:00 Silvi Saputri silvisaputriii@gmail.com Mulyana Mulyana mulyanamarhalymsi@gmail.com otong Zaenal Arifin zenalarifin@gmail.com <p>Ikan semah (<em>Tor</em><em> douronensis</em>) termasuk salah satu komoditas yang berpotensi untuk dikembangkan karena bernilai ekonomis tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efek perbedaan suhu terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan Semah (<em>Tor douronensis</em>). Penelitian ini telah dilaksanakan pada Maret 2020-Januari 2021, di Instalasi Riset Plasma Nutfah Perikanan Air Tawar Cijeruk, Kabupaten Bogor. Penelitian ini mempergunakan yaitu RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 5 perlakuan (A=24°C, B=26°C, C=28°C, D=30°C, E=32°C) dan masing-masing 4 ulangan. Pada penelitian ini ikan yang dipergunakan ikan Semah berumur sepuluh hari setelah telur menetas, pemberian pakan benih berupa pelet tepung dengan dosis 10% dari bobot ikan dan diberikan tiga kali dalam sehari. Pengamatan pertumbuhan panjang, pertumbuhan bobot, laju pertumbuhan panjang spesifik, laju pertumbuhan bobot spesifik dan kelangsungan hidup dilakukan selama 84 hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi untuk parameter pertumbuhan panjang absolut, laju pertumbuhan panjang spesifik, pertumbuhan bobot absolut dan laju pertumbuhan bobot spesifik terjadi pada suhu pemeliharaan 26°C dengan nilai berturut-turut sebesar 2,93 cm, 1,10 %/hari, 1,35 g, 3,83 %/hari. Nilai kelangsungan tertinggi dihasilkan pada suhu pemeliharaan 24°C yaitu 83,50%.</p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/3578 Pemetaan Potensi Biodiversitas Ikan di Daerah Hulu Sungai Sambas dan Danau Kurapan Desa Sepantai, Kalimantan Barat 2021-04-29T06:51:39+00:00 Indra Mahyudi indra_ms@yahoo.com Dewi Merdekawati dewi.merdekawati@poltesa.ac.id Maryono maryono maryono@poltesa.ac.id <p>Studi ini bertujuan untuk mengkaji biodiveristas ikan dan beberapa dinamika terkait seperti karakteristik habitat, komposisi dan keragaman komunitas, status <em>IUCN red list </em>dan kemanfaatan. Penelitian dilakukan pada daerah hulu Sungai Sambas dan Danau Kurapan Desa Sepantai Kalimantan Barat. Untuk menghimpun data potensi biodiversitas ikan dilakukan pengamatan karakteristik habitat perairan, pengumpulan sampel ikan yang akan menggambarkan komposisi dan keragaman ikan serta penyusunan daftar status <em>IUCN red list</em> dan kemanfaatannya. Hasil sampling ikan selama penelitian didapatkan 152 individu yang berasal dari 124 (81.58%) dan 28 (18.42%) ekor masing-masing hasil tangkapan hulu Sungai Sambas dan Danau Kurapan tergabung dalam 22 spesies dan 13 famili. Analisis <em>IUCN Red List</em> ikan menunjukkan tiga kategori yaitu belum dievaluasi (NE) ada 6 spesies (27%), berisiko rendah (LC) ada 6 spesies (27%) dan belum terbaca ada 10 spesies (46%). Sedangkan potensi ikan yang terkoleksi menunjukkan 2 spesies (9%) berpotensi sebagai ikan hias, 3 spesies (14%) berpotensi sebagai ikan konsumsi dan 17 spesies (77%) berpotensi sebagai ikan hias dan juga ikan konsumsi yang secara keseluruhan merupakan spesies alami (<em>native species</em>) asli Indonesia. Spesies ikan yang memiliki distribusi spasial tertinggi adalah <em>Bagrichthys sp, Kryptopterus sp, Ceratoglanis scleronema</em> dan <em>Mystus sp</em> pada hulu Sungai Sambas dan <em>Parachela sp</em> dan <em>Osteochilus kapenii</em> pada Danau Kurapan. Dalam rangka mempertahankan atau menjaga agar biodiversitas iktiofauna tetap lestari, maka hal yang perlu dilakukan adalah: (1) Penetapan kawasan konservasi perairan; (2) Pembatasan jenis alat tangkap; (3) Peningkatan kapasitas kelompok masyarakat, dan; (4) Peningkatan ekonomi kreatif masyarakat.</p><p><strong> </strong></p><p>Kata kunci: biodiversitas, iktiofauna, IUCN, sungai sambas, danau kurapan</p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/4136 KELIMPAHAN DAN KERAGAMAN BAKTERI PADA BUDIDAYA IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) SISTEM BIOFLOK DENGAN RASIO C/N YANG BERBEDA 2021-04-29T06:51:39+00:00 Denny Alfiyan dennyalfiyan20@gmail.com Fia Sri Mumpuni fia.sri.mumpuni@unida.ac.id Mulyana Mulyana mulyanamarhalymsi@gmail.com <p>Ikan nilem merupakan komoditas ikan air tawar asli Indonesia yang hidup dan tersebar di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami kelimpahan dan keragaman bakteri pada ikan nilem (<em>Osteochilus hasselti</em>) sistem bioflok dengan rasio C/N yang berbeda. Penelitian ini dikerjakan dari bulan Maret 2020 sampai Januari 2021 dengan masa percobaan pada bulan Maret 2020 sampai Desember 2020 di Laboratorium Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor. Analisis bakteri dilakukan di Laboratorium Kesehatan Ikan Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Penelitian ini memakai benih ikan nilem dengan ukuran panjang 4,5-5,5 cm, pemberian pakan benih berupa pelet tepung sebanyak dua kali sehari dan pemberian molase 1 jam selepas pemberian pakan sore. Pengamatan bakteri dilakukan pada Hari (ke-0, ke-20, dan ke-40) pemeliharaan, sedangkan pertumbuhan panjang absolut, pertumbuhan bobot absolut, laju pertumbuhan spesifik (panjang dan bobot), dan kelangsungan hidup dilakukan selama 40 hari. Data dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA. Hasil penelitian menampilkan ragam bakteri dominan dari perlakuan A, B, C, dan D ialah <em>Bacillus</em> sp., <em>Aeromonas</em> sp., <em>Plesiomonas</em> sp., <em>Beneckea</em> sp., dan<em> Enterobacteria</em> sp.</p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/4197 PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) PADA PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) 2021-04-29T06:51:39+00:00 hidayat pandu setiawan hidayatpandu95@gmail.com Fia Sri Mumpuni fia.sri.mumpuni@unida.ac.id Mulyana Mulyana mulyanamarhalymsi@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dari penambahan tepung rimpang temulawak dengan dosis yang berbeda pada pakan ikan mas koki dilihat dari laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup. Waktu penelitian adalah dari bulan Januari sampai April 2020 di PT Arwana Indonesia, Cibubur, Cimanggis-Depok, Jawa Barat. Penelitian ini dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap berupa 4 perlakuan dosis temulawak K (kontrol), A (2,5%/kg pakan), B (5,0%/kg pakan), dan C (7,5%/kg pakan) dengan 3 kali ulangan. Benih ikan mas koki ditebar secara acak ke dalam 12 akuarium dengan kepadatan 20 ekor tiap akuarium dan ikan dipelihara selama 28 hari. Peneliti ingin mengukur laju pertumbuhan bobot spesifik, panjang spesifik, serta tingkat kelangsungan hidup. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa terdapat pengaruh penambahan temulawak terhadap laju pertumbuhan spesifik ikan mas koki dengan P&lt;0,5. Laju pertumbuhan spesifik terbaik pada perlakuan B dengan dosis 5,0% (laju pertumbuhan bobot spesifik : 1,75±0,08 %/hari, laju pertumbuhan panjang spesifik : 0,90±0,04 %/hari). Penambahan temulawak pada pakan tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,5) terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan mas koki yaitu dengan nilai 100% disetiap perlakuan.</p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/3370 KAJIAN POTENSI PERIKANAN BUDIDAYA BERDASARKAN KUALITAS AIR DAERAH SUNGAI SAMBAS DAN DANAU KURAPAN DESA SEPANTAI, KALIMANTAN BARAT 2021-04-29T06:51:39+00:00 Nurul Fatimah Yunita nurulfatimahyunita@gmail.com Beryaldi Agam beryaldiagam@poltesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air Sungai Sambas dan Danau Kurapan terkait dengan potensi perikanan budidaya air tawar yang ada di wilayah ini. Sampel air yang diambil dipermukaan air. Yang berlokasi di sungai dan danau. Parameter kualitas air yang diamati dalam penelitan ini dalah pH, suhu, DO, BOD, COD, Nitrat, Amonia, Fosfat, Cu, Pb, kecerahan dan TSS. Untuk parameter pH, suhu, DO dan kecerahan pengukurannya dapat dilakukan secara insitu. Dan untuk parameter lainnya dilakukan secara eksitu. Hasil menunjukan parameter pH, suhu, Cu, TSS, COD, Amonia, DO dan Nitrat memenuhi standar baku mutu pada semua titik lokasi. Sementara, parameter BOD, fosfat dan Pb pada tiap lokasi ada yang memenuhi baku mutu dan ada yang tidak. Sementara, jika ditinjau dari dari segi lokasi semua titik lokasi tersebut tidak ada yang memenuhi baku mutu yang ditentukan.</p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS https://ojs.unida.ac.id/jmss/article/view/4198 PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C PADA PAKAN BUATAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN PLATY SANKE (Xiphophorus maculatus) 2021-04-29T06:51:39+00:00 rifa dwi aulia rifadwiaulia07@gmail.com Fia Sri Mumpuni fia.sri.mumpuni@unida.ac.id Mulyana Mulyana mulyanamarhalymsi@gmail.com <p>Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui dosis maksilam vitamin C (kontrol, 50 mg/kg pakan, 100 mg/kg pakan dan 150 mg/kg pakan.) yang dapat diberikan kepada ikan. Manfaatnya ialah sebagai penambah kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan ikan platy terbaik. Rancangan penelitian yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Benih ikan platy memiliki panjang tubuh ikan 0,3 cm ± 1,26 berasal dari Fajar Aquatic Bogor, ditebar secara acak ke dalam 12 akuarium dengan kepadatan 60 ekor dan ikan dipelihara selama 28 hari. Parameter uji adalah laju pertumbuhan bobot spesifik, laju pertumbuhan panjang spesifik, efisiensi pakan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vitamin C berpengaruh secara nyata (P&lt;0,5) pada kinerja pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan platy. Kinerja pertumbuhan (laju pertumbuhan bobot spesifik : 1,78±0.22 %/hari, laju pertumbuhan panjang spesifik : 0,67±0.10 %/hari) dan efisiensi pakan: 63,31± 10,46 terbaik terjadi pada perlakuan dosis vitamin C 150 mg/kg pakan. Penambahan vitamin C pada pakan tidak berpengaruh secara nyata (P&gt;0,5) terhadap kelangsungan hidup ikan platy.</p><p>Kata Kunci :penambahan vitamin C; ikan platy; kinerja pertumbuhan</p><p> </p> 2021-04-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL MINA SAINS