Pengaruh Kepuasan Kompensasi terhadap Motivasi Kerja dengan Status Karyawan sebagai Variabel Moderasi

Main Article Content

Rini Sartini
Laeli Budiarti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh dari kepuasan kompensasi terhadap motivasi kerja dengan status kepegawaian sebagai variabel moderasi. Konsep dari kepuasan kompensasi terdiri dari kepuasan kompensasi material, kompensasi sosial, dan kompensasi aktifitas. Lebih jauh lagi, motivasi kerja terdiri dari kebutuhan kekuasaan, kebutuhan prestasi, kebutuhan afiliasi. Status kepegawaian dikategorikan sebagai pekerja permanen atau non-permanen (berbasis kontrak). Populasi dari penelitian ini adalah semua pegawai (dosen atau non-dosen) di Universitas Djuanda, Bogor. Penelitian ini menggunakan convenience sampling sebagai teknik pengambilan data dan analisis regresi berganda untuk menguji hipotesis.  Kami mengirim kepada 50 responden untuk mengumpulkan data primer. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kepuasan kompensasi meningkatkan motivasi kerja, status kepegawaian mempengaruhi motivasi kerja, dan status karyawan memperkuat pengaruh kepuasan atas kompensasi terhadap motivasi kerja.  Lebih jauh lagi, kami menemukan bahwa status kepegawaian tidak memoderasi variabel bebas terhadap vaiabel terikat. Hal ini berarti kepuasan kompensasi dirasakan oleh semua karyawan tanpa membedakan status karyawan tetap maupun karyawan tidak tetap. Organisasi atau perusahaan diharapkan dapat menjaga motivasi kerja karyawan dan mengangkat status karyawan untuk kesejahteraan karyawan yang bekerja. Sehingga hasil kerja karyawan sesuai dengan yang diinginkan organisasi atau perusahaan.

Article Details

Section
Articles

References

Arta, D. N. C. (2014). Pengaruh Kepuasan Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Serta Dampaknya Pada Kepuasan Kerja Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bisnis: Teori Dan Implementasi, 5, 182–205.
Budiarti, L. (2013). Pengaruh Variabel Usaha Dan Ketrampilan Pada Hubungan Insentif Moneter Terhadap Kinerja. Jurnal Akuntansi Dan Auditing, 2(2), 150–168.
Eduard, N. M. (2015). Pengaruh Kompensasi Finansial dan Non Finansial Terhadap Motivasi Kerja Customer Service Grapari Telkomsel Cabang Pemuda Surabaya.
Erwinsyah, Wadud, M., & DP, M. K. (2015). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan PDAM Tirta Musi Palembang. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 06, 13–17.
Ferreira, D. (2016). The Impact of Compensation Systems on the Motivation of Teachers of a Higher Education Institution. International Journal of Business Management and Economic Research(IJBMER), 7, 793–803.
Firdausi, A. R. (2014). Analisis Perbedaan Kinerja antara Pegawai Tetap dan Kontrak pada PT.Lampiak Indonesia. Artikel Ilmiah Mahasiswa 2014.
Fitriyah, Z. (2008). Analisis Komperatif Motivasi Berprestasi Pegawai Outsourching dan Pegawai Tetap pada PDAM kota Pasuruan.
Gelard, P., & Rezaei, S. (2016). The Relationship between Job Motivation, Compensation Satisfaction and Job Satisfaction in Employees of Tax Administration – A Case Study in Tehran. Asian Social Science, 12, 165–171.
Ghazanfar, F., Chuanmin, S., Khan, M. M., & Bashir, M. (2011). A Study of Relationship between Satisfaction with Compensation and Work Motivation. International Journal of Business and Social Science, 2, 120–131.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handoko, T. H. (1994). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Haryani, S. S., Hamid, D., & Susilo, H. (2015). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja (Studi Pada Karyawan PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 25, 1–7.
Hasibuan. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasibuan, M. S. . (1994). Aksara. Hasibuan, Malayu S.P. 1994. Manajemen Sumber Daya Manusia, Dasar dan Kunci Keberhasilan. Jakarta: CV.Haji Masagung.
Juliningrum, E. dan A. S. (2013). Pengaruh Kompensasi, Budaya Organisasi, terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai. Jurnal Aplikasi Manajemen. Jurnal Aplikasi Manajemen, 11, 665–676.
Krishnamurti. (2007). Perbedaan Tingkat Motivasi Kerja Antara Karyawan Tetap Dengan Karyawan Kontrak.
Leibunon, Michael Weintein, H. P. (1993). Money is Everything. New York: Annual Report HR.
McClelland, D. . (1987). Human Motivation. New York: Cambridge University Press.
Negash, R., Zewude, S., & Megersa, R. (2014). The Effect of Compensation on Employee Motivation: In Jimma University Academic Staff. Journal of Business Management and Accounts, 17–27.
Poonam, M & Kaur, B. J. (2015). Impact of Compensation Management on Employee Motivation: A Case Study of Malviya Urban Cooperative Bank.
Putrayasa, R., Susilo, H., & Prasetya, A. (2014). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Jiwasraya. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 17, 1–10.
Putri, W. P. (2018). Analisis Perbedaan Kinerja, Motivasi dan Semangat Kerja Pegawai Tetap dan Pegawai Tidak Tetap pada Kantor Badan Pertahanan Nasional Kabupaten Jember.
Rizal, M., Idrus, M. S., Djumahir, & Mintarti, R. (2014). Effect Of Compentsation on Motivation, Organizational Commitment and Employee Performance (Studies at Loacal Revenue Management in Kendari City). International Journal of Business and Management Invention, 64–79.
Sarira, N. B. (2015). Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT. Insani Baraperkasa di Samarinda. EJournal Ilmu Administrasi Bisnis, 951–965.
Sekaran. (2009). Metode Penelitian Untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Sutrisno, E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Vroom, V. H. (1964). Work and Motivation. New York: John Wiley & Son, Inc.