MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PONDOK PESANTREN DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMI

Main Article Content

Muhamad Yusup
Omon Abdurakhman
R Siti Pupu Fauziah

Abstract

Pendidikan karekter bukan hanya berhubungan dengan benar atau  salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan (habituation) dalam kehidupan sehari-hari, sehingga santri memiliki  kesadaran, kepekaan, kepedulian, dan komitmen untuk menerapkan kebijakan dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui cara melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian pendidikan karakter agar dapat teraplikasikan dengan baik dan benar serta tepat sasaran. Data yang dikumpulkan dengan metode etnografi  yakni dengan  menggali informasi lewat wawancara atau kuesioner kepada para santri. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di Pondok Pesantren Salafiyah Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi minim dalam  pengaplikasiannya. Hal tersebut ditandai dengan kurang disiplinnya para santri dalam pembelajaran, peribadahan, tampilan, dan pergaulan. Maka seharusnya diadakan pembaharuan terhadap pembinaan kepada para organisasi kepesantrenan sebagai penggerak kedisiplinan santri. manajemen pendidikan karakter pesantren adalah bagaimana membangun kedisiplinan dalam empat aspek kehidupan santri yaitu tampilan, pembelajaran, peribadahan, dan pergaulan yang semuannya akan menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan.

Kata kunci: manajemen, pendidikan karakter, pondok pesantren.

 

MANAGEMENT OF CHARACTER EDUCATION BASED ON BOARDING SCHOOL DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMI

ABSTRACT

Character education has meaning high of moral education, because character education is not only concerned with the problem of right or wrong, but how to instill habits (habituation) about the good things in life, so that students have an awareness, sensitivity, and high understanding, as well as the awareness and commitment to implement policies in everyday life. The purpose of this research is to be able to know how to do the planning, deploy, and evaluating character education to be well applied properly and targeted data collected by the ethnographic method approach taken by digging through interviews or questionnaires to the students. The findings show that the management of character education in schools is not maximized in its application. It is characterized by the lack of discipline of the students in learning, worship, and social views. Therefore, the holding of the renewal of the guidance to the organization uniquely Islamic boarding school as the driving discipline students. This research resulted in the conclusion that the management of schools character education is how to build discipline in students four aspects of life that view, learning, worship, and association that all of them will be the key to success.


Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Muhamad Yusup, Universitas Djuanda Bogor

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Omon Abdurakhman, Universitas Djuanda Bogor

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

R Siti Pupu Fauziah, Universitas Djuanda Bogor

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Abdullah, B. (2014). Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Hariadi. (2015). Evolusi Pesantren. Yogyakarta: Lkis Printing.

Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2006). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasir, H. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya. Yogyakarta: Multi Presindo.

Poerwadarminta. (2006). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.