ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN INVESTASI USAHA PEMBESARAN LELE DI WILAYAH PARUNG, KABUPATEN BOGOR, DAN IMPLEMENTASI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KELAYAKAN

Arti Yusdiarti

Abstract

Lele adalah salah satu komoditi air tawar yang dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Parung adalah daerah penghasil lele terbesar di Bogor. Usaha pembesaran lele memiliki banyak potensi, namun juga memiliki berbagai kelemahan dan hambatan, seperti ketergantungannya terhadap harga pakan, fluktuasi harga jual, dan tingkat kematian. Dengan mengidentifikasi kelayakan pembesaran lele dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, maka dapat diformulasikan strategi untuk meningkatkan kelayakan usaha ini. Penelitian dilakukan ditiga kecamatan, yaitu Ciseeng, Gunung Sindur, dan Parung. Objek yang dipelajari adalah kondisi budidaya di Parung, menganalisis pendapatan responden, mengidentifikasi skala minimum yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga responden, memformulasi strategi untuk meningkatkan kelayakan usaha, dan menganalisis kelayakan investasi pembesaran lele. Penelitian dibagi tiga skala: dibawah 2.500 m2, 2500 m2 – 5000 m2 dan diatas 5000 m2. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembesaran lele layak di semua skala. Skala minimum bagi pemenuhan kebutuhan dasar pembudidaya adalah 1000m2. Strategi efisiensi yang disarankan adalah mengurangi hari panen dan padat tebar. Ekstensifikasi dapat dilakukan di semua skala, namun di skala lebih dari 1 Ha, disarankan untuk diversifikasi ke komoditas perikanan lainnya untuk mengurangi resiko perubahan harga jual. Investasi dinyatakan layak dilakukan pada skala 1.000 m2 sampai 1 Ha dan usaha pembesaran lele memiliki resiko tinggi namun tingkat pengembalian juga tinggi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.