KONSEP DIRI REMAJA DALAM BUDAYA MAKAN SEHAT

Authors

  • Ratih Siti Aminah Universitas Pakuan
  • Prasetyo Adi Nugroho

DOI:

https://doi.org/10.30997/jsh.v11i1.2189

Keywords:

Budaya, Kesehatan Makan, Konsep Diri, Remaja.

Abstract

Penelitian ini berupaya menjelaskan dan mendeskripsikan hubungan antara konsep diri remaja dengan persepsi remaja terhadap budaya makan sehat. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survei korelasional deskriptif. Pengamatan dalam penelitian ini menghasilkan jawaban, dari variabel karakteristik individu (X1) yang meliputi jenis kelamin, uang saku, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, status tempat tinggal dan jumlah saudara kandung dan variabel konsep diri (X2) yang terdiri dari citra diri dan variabel harga diri menunjukkan hubungan yang signifikan dengan variabel persepsi budaya makan sehat (Y) yang terdiri dari variabel pelaporan di media massa dan sosialisasi dengan teman sebaya. Nilai hubungan adalah 0,548. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh jawaban, semakin tinggi citra diri remaja, semakin tinggi kebutuhan akan berita kuliner di media massa. Remaja memahami perlunya menjaga kesehatan dan menjaga bentuk tubuh agar tetap proporsional dengan menghindari karbohidrat. Remaja mempertimbangkan untuk mencoba "makanan trending" dengan teman-teman ketika kondisi memungkinkan. Remaja percaya bahwa tubuh yang sehat menjadi bekal dalam hubungan. Remaja menjadikan media massa sebagai sumber dalam mendapatkan informasi terkait makanan sehat dan tempat makan baru (kafe) dengan menu kuliner baru yang inovatif dan harga terjangkau. Remaja terkadang berkumpul dengan teman-teman sebagai cara bersosialisasi. Menikmati makanan bersama teman-teman di kafe dapat memperkuat hubungan dengan teman sebaya. Kafe menjadi salah satu pilihan bagi remaja untuk bergaul. Meskipun mengonsumsi makanan di kafe-kafe, para remaja masih berpikir untuk mempertahankan bentuk dan penampilan tubuh mereka. Para remaja tahu konsep "4 sehat 5 sempurna" tetapi tidak selalu memilih diet dengan kandungan nutrisi yang cukup. Makanan di kafe sering mengandung tepung tinggi, gula dan lemak. Namun, untuk remaja, kadang-kadang makan makanan dengan kandungan gizi yang tidak lengkap adalah umum.

References

Aji, Aditya Bintang, Utara Prahastiwi, Slamet Julius. 2019.Strategi Difusi Inovasi BKKBN Dalam Menjangkau Generasi Digital Natives.Research Fair Unsri Vol.3 Number 1, Januari 2013
Carrascosa, Juan Miguel, Ruben Cuevas, Roberto Gonzalez, Arturo Azcorra dan David Garcia. 2015. Quantifying the Economic and Cultural Biases of Social Media through Trending Topics.
Claudia, Marnelly. 2016. Self Concept of Adolescent Obesity. Jo FISIP Vol. 3 N0. 2 Oktober 2016.
Devito, Joseph A. 2010. Komunikasi Antar Manusia. Edisi ke Lima. Jakarta: Karisma Publishing
Effendy, Onong Uchjana. 2005. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktik. Bandung. Remaja Rosdakarya
Hargie,Owen and Dickson, David. 2004. Skilled Interpersonal Communication Research,
Theory and Practise. London&Newyork:Routledge Taylor & Francis Group
Kaparang, Olivia M. 2013. Analisa Gaya Hidup Remaja Dalam Mengimitasi Budaya Pop Korea Melalui Televisi. Journal Acta Diurna Vol II/No.2/2013
Lubis, P. Djuara et al. 2010. Dasar-Dasar Komunikasi. Bogor: Sains KPM IPB Press.
Nasrullah, Rulli. 2016. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media: Bandung.
Prasetyo, Bambang dan Jannah, Lina Miftahul. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT
Rakhmat, Jalaluddin. 2005. Psikologi Komunikasi. Bandung. Remaja Rosdakarya.
Santoso, Edi dan Mite Setiansah. 2010. Teori Komunikasi.Yogyakarta : Graha Ilmu
Sobur, Solomon, Denise and Theis Jennifer. 2013. Interpersonal Communication Putting Theory
into Practice. Newyork and London :Routledge Taylor & Francis Group
Salviana, Vina. 2016. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Jakarta. Universitas Terbuka.
Taylor, Ketler. 2010. Pengelompokkan Generasi. Pew Research Study.
Wood,Julia T.2014. Interpersonal Communication Everyday Encounters. Boston USA: Cencage Learning

Downloads

Additional Files

Published

2020-04-28

How to Cite

Aminah, R. S., & Nugroho, P. A. (2020). KONSEP DIRI REMAJA DALAM BUDAYA MAKAN SEHAT. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 87–97. https://doi.org/10.30997/jsh.v11i1.2189

Issue

Section

Articles
Abstract viewed = 317 times