PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK KOMODITAS IKAN BANDENG BEKU DENGAN PENDEKATAN SCOR

Aditia Ginantaka

Abstract


Produk murah, berkualitas dan cepat merupakan harapan setiap konsumen. Mekanisme rantai pasok yang baik dapat menjamin kelancaran arus komoditas pertanian dan perikanan sejak dari unit budidaya (farm) hingga meja makan (table) konsumen. Sektor perikanan budidaya tambak seperti tambak ikan bandeng merupakan penyumbang ekspor perikanan indonesia. Pengelolaan sistem rantai pasok dilakukan dalam rangka memuaskan konsumen akhir, sehingga mampu menjaga daya tahan serta meningkatkan daya saing produk ikan bandeng beku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kinerja rantai pasok ikan bandeng beku melalui pendekatan SCOR dengan menggunakan metrik kinerja yang telah ditetapkan dalam supply chain council. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk melakukan benchmarking berdasarkan target perbaikan perusahaan. Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa kinerja rantai pasok produk bandeng beku saat ini masih sebesar 70, 36 %, dan sebagian besar masih berada dibawah nilai benchmark. Perbaikan kinerja dilakukan dengan mendefinisikan secara mendetail setiap proses pada level 1 hingga rangkaian proses pada level 3.

Kata kunci: bandeng, kinerja, perikanan, rantai pasok.

 

PERFORMANCE MEASUREMENT OF SUPPLY CHAIN COMMODITIES BANDENG FROZEN USING SCOR APPROACH

 

ABSTRACT

Cheap, quality and fast products are every customer's expectation. A good supply chain mechanism can ensure the smooth flow of agricultural and fishery commodities from farming units to consumer tables. Fishing aquaculture sectors such as milkfish ponds are the contributors of Indonesian fishery exports. Supply chain management system is done in order to satisfy the final consumer, so as to maintain endurance and improve the competitiveness of frozen milkfish products. This study aims to measure the performance of frozen milkfish supply chain through SCOR approach by using performance metrics that have been established in the supply chain council. Besides, this research also aims to perform benchmarking based on company improvement targets. Based on the measurement results, it is known that the performance of supply chain of frozen milkfish products is still 70, 36%, and most of them are still below the benchmark value. Performance improvements are made by defining in detail every process on level 1 to a series of processes at level 3.


Keywords


milkfish, performance, fishery, supply chain

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP]. 2011. Kelautan dan Perikanan dalam Angka 2011. Jakarta (ID): KKP.

Badan Pusat Statistik [BPS]. 2013. Perkembangan beberapa indikator utama sosial-ekonomi Indonesia. Jakarta (ID): BPS.

Saputra ID dan Sarjono H. 2014. Pembuktian Penerapan SCOR model versi 10.0 pada perusahaan distributor (PT Surya Perdana Lestari) dengan perusahaan produksi. Jakarta (ID): Binus University.

Marchante AP, Melcon AA, Trebar M, Filippin P. 2014. Advance traceability system in aquaculture supply chain. Food Engineering. 2014;122:99–109.

Marimin dan Magfiroh N. 2010. Aplikasi teknik pengambilan keputusan dalam manajemen rantai pasok. Bogor (ID): IPB Press.

Setiawan A. 2009. Studi peningkatan kinerja manajemen rantai pasok sayuran dataran tinggi terpilih di Jawa Barat [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.




DOI: https://doi.org/10.30997/jp.v8i2.1054

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JURNAL PERTANIAN

E-ISSN 2550-0244 P-ISSN 2087-4936

LPPM Universitas Djuanda Bogor

Jl. Tol Ciawi No 1 Kotak Pos 35 16720

Gedung A REKTORAT Lantai 2

 

indexing by:

                

   

 

 

View My Stats

 

Creative Commons Licence
JURNAL PERTANIAN This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.