Archives

2016

Vol 2, No 2 (2016): THE FORMATION OF BUYING INTEREST IN WAKAME JAPAN’S PRODUCT CITRA HAND AND BODY LOTION THAT IS AFFACTED BY THE ATTRACTION MESSAGE AND CELEBRITY ENDORSER (BASED ON SURVEY IN BOGOR)

PT. Unilever, Tbk dengan produk citra adalah perusahaan yang bergerak dalam kosmetik dalam memasarkan produknya Citra menggunakan daya tarik pesan dan celebrity endorser yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah minat beli konsumen. Metode penelitian survey, bentuk penelitian deskriptif dan verifikatif. Objek penelitian sebanyak 100 responden, data skunder diperoleh dari badan pusat statistik Kota Bogor dan website resmi citra. Uji yang dilakukan adalah uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik serta skala likert untuk regresi linier berganda. Hasil penelitian ini semua indikator valid dan reliabel, secara simultan daya tarik pesan (X1) dan celebrity endorser (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen hand and body lotion merek Citra Wakame Jepang (Y) sedangkan secara parsial varibel daya tarik pesan (X1) tidak berpengaruh terhadap minat beli konsumen hand and body lotion merek Citra Wakame Jepang (Y), sedangkan celebritry endorser (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap terhadap minat beli konsumen hand and body lotion merek Citra Wakame Jepang (Y).
Kata Kunci : Daya Tarik Pesan, Celebrity Endorser, Minat Beli

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS HARAPAN DAN PENILAIAN KONSUMEN TERHADAP PENCITRAAN TOKO DALAM USAHA MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN DI TOKO HEAVENLY BLUSH PONDOK INDAH MALL JAKARTA SELATAN

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui harapan dan penilaian konsumen terhadap pencitraan toko (barang dagangan, promosi, kenyamanan, fasilitas, pelayanan, store atmosphere, merek terkenal); 2) untuk mengetahui penerapan strategi agar dapat meningkatkan kepuasan konsumen; dan 3) untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap pencitraan toko (Barang dagangan, Promosi, Kenyamanan, Fasilitas, Pelayanan, Store atmosphere, Merek terkenal). Penelitian ini dilakukan di Heavenly Blush Pondok Indah Mall Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, Importance and Performance Analysis (IPA) serta Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian sebagai berikut : 1). Atribut-atribut pencitraan toko yang dianggap penting oleh konsumen tetapi pada kenyataannya belum sesuai seperti yang konsumen harapkan atau tingkat kepuasan yang diperoleh masih rendah adalah berbagai macam hadiah, frekuensi acara pemberian hadiah, keleluasaan bergerak di dalam toko, ketersediaan prouk baru, dan penempatan katalog dengan tepat; 2). Nilai Customer Satisfaction Index (CSI)-nya adalah 65%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa konsumen menilai Average (biasa) dengan kualitas pencitraan toko Heavenly Blush.
Kata Kunci : Pencitraan Toko, Harapan dan Penilaian Konsumen serta Kepuasan Konsumen.

Vol 2, No 2 (2016): PEMBENTUKAN SIKAP KONSUMEN YANG DIPENGARUHI OLEH KEBIJAKAN DISTRIBUSI DAN KEBIJAKAN PROMOSI (Studi Kasus Pada Produk Roti Unyil Venus di Kota Bogor)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kebijakan distribusi dan kebijakan promosi terhadap pembentukan sikap konsumen Roti Unyil Venus di Kota Bogor secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Roti Unyil Venus. Sampel yang diambil 45 responden dengan menggunakan metode penarikan sampel random sampling (penarikan sampel secara acak). Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, metode pengujian instrumen menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik, sedangkan metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji statistik (uji F dan uji t). Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dari uji F bahwa secara simultan kebijakan distribusi dan kebijakan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan sikap konsumen Roti Unyil Venus. Dari uji t menunjukan bahwa secara parsial kebijakan distribusi dan kebijakan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan sikap konsumen Roti Unyil Venus
Kata kunci : kebijakan distribusi, kebijakan promosi, sikap konsumen

Vol 2, No 2 (2016): PENGARUH BAURAN ECERAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA MINIMARKET DI KOTA BOGOR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh retailing mix terhadap keputusan pembelian Minimarket di Kota Bogor baik secara simultan dan parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen minimarket. Sampel yang diambil 100 responden dengan menggunakan metode penarikan sampel random sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, metode pengujian instrumen menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik, sedangkan metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji statistik (uji F dan uji t). Hasil penelitian menghasilkan ada variabel X yaitu bauran eceran meliputi produk (X1), harga (X2), promosi (X3), pelayanan (X4), suasana toko (X5), lokasi (X6) valid dan reliable, secara simultan memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada minimarket di Kota Bogor (Y) . Secara parsial X1, X2, X4, X5, X6 memiliki dampak kepada Y. Sedangkan X3 tidak memiliki dampak terhadap Y. Suasana toko menjadi variabel dominan yang memiliki pengaruh terhadap variabel keputusan pembelian konsumen pada minimarket di Kota Bogor.
Kata Kunci : Retailing Mix, Keputusan Pembelian, Minimarket

Vol 2, No 2 (2016): PENGARUH MOTIVASI WIRAUSAHA DAN MENTAL WIRAUSAHA TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA/SISWI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KOTA BOGOR

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi Motivasi Wirausaha, Mental Wirausaha Jiwa Kewirausahaan siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Bogor beserta pengaruhnya. Populasi penelitian ini adalah Siswa/siswi ((SMK)) kelas sebelas yang berada di Kota Bogor dengan metode Deskriptif Kuantitatif. Jumlah sampel yang diambil 100 sampel dari 17.908 populasi, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan Stratified Probability Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi. Motivasi Wirausaha Siswa/siswi cukup tinggi, kondisi mental siswa/siswi cukup kuat dan jiwa kewirausahaan yang mereka miliki dalam kondisi baik. Variabel Motivasi Wirausaha dan Mental Wirausaha berpengaruh positif terhadap Variabel Jiwa Kewirausahaan baik secara parsial dengan t-hitung sebesar 6,335 untuk variabel motivasi wirausaha dan 2,711 untuk variabel mental wirausaha dengan t-tabel 1,661serta secara simultan dengan F-hitung 116,077 dan F-tabel 3,09. Untuk hasil analisis koefisien korelasi adalah sebesar 0,840 yang berarti memiliki hubungan sangat kuat. Sedangkan dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,705, yang artinya besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah 70,5%, sisanya 29,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Kata Kunci : Motivasi Wirausaha, Mental Wirausaha, Jiwa Kewirausahaan

Vol 2, No 2 (2016): ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN DEPARTEMEN QUALITY ASSURANCE DAN DEPARTEMEN ENGINEERING PT MILKO BEVERAGE INDUSTRY, BOGOR

Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Milko Beverage Industry, Bogor. Tujuan penelitian untuk mengetahui:1) bagaimana pelaksanaan pelatihan karyawan, 2) bagaimana pengetahuan, keterampilan serta sikap yang dimiliki karyawan dilihat dari KKJ dan KKP dan 3) bagaimana kebutuhan dan keputusan pelatihan berdasarkan hasil analisis KKJ dan KKP. Metode yang digunakan adalah Training Need Assesment-Tool (TNA-T). Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pelatihan mencakup tiga tahap, pertama tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kualitas pengetahuan, keterampilan, sikap karyawan dengan rata-rata cukup baik. Kualitas pengetahuan, keterampilan karyawan dengan interpretasi cukup baik serta tingkat sikap dengan interpretasi baik. Hasil analisis mengenai kebutuhan dan keputusan pelatihan karyawan prioritas pada wilayah B, artinya perlu pelatihan. Adapun substansi pelatihan diantaranya: subjek analisis kapabilitas, pengelolaan tugas, dan pengelolaan diri untuk Departemen QA. Sedangkan Departemen Engineering dengan prioritas pengelolaan diri, pengelolaan tugas dan kapabilitas.
.
Kata Kunci : Analisis Kebutuhan Pelatihan, KKJ dan KKP

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH PERUBAHAN DESAIN, PENGEMBANGAN TEHNOLOGI DAN PERFORMA MOTOR TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA MOTORSPORT KAWASAKI NINJA 250 F1 DI KOTA BOGOR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan produk yang dilakukan oleh PT Kawasaki Motor Indonesia yang meliputi desain, pengembangan teknologi dan performa produk Kawasaki Ninja 250 FI dan untuk mengetahui pengaruh faktor perubahan desain, pengembangan teknologi dan performa secara simultan dan parsial terhadap kepuasan konsumen pengguna Kawasaki Ninja 250 FI. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna Kawasaki Ninja 250 FI yang tergabung ke dalam komunitas Kawasaki Ninja. Pengambilan sampel berjumlah 100 responden dilakukan dengan teknik probability sampling. Bentuk penelitian ini deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara. Analisis data penelitian mencakup analisis regresi berganda, Berdasarkan hasil analisis regresi berganda dari uji F menyatakan bahwa secara simultan faktor Perubahan Desain, Pengembangan Teknologi dan Performa Motor berpengaruh terhadap Kepuasan Pengguna Kawasaki Ninja 250 FI. Sedangkan hasil dari uji t menyatakan bahwa faktor Perubahan Desain, Pengembangan Teknologi dan Performa Motor secara parsial berpengaruh terhadap Kepuasan Pengguna Kawasaki Ninja 250 FI.
.
Kata Kunci : Perubahan Desain, Pengembangan Teknologi, Performa Motor, Kepuasan Pengguna
.

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH MUTASI DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PUSAT PELATIHAN MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN PERTANIAN (PPMKP) CIAWI - BOGOR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) persepsi pegawai terhadap mutasi dan promosi jabatan 2) pengaruh secara simultan dan parsial mutasi dan promosi jabatan terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dan verifikatif. Uji instrumen data dilakukan dengan menggunakan product moment untuk uji validitas dan uji reliabilitas dengan alpha cronbach. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda, analisis korelasi dan analisis determinasi serta uji hipotesis uji-F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel mutasi pegawai dan promosi jabatan berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja pegawai. Secara parsial mutasi pegawai berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan promosi jabatan berpengaruh terhadap kinerja pegawai.
Kata Kunci : Mutasi, Promosi, Kinerja

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. MADUROO INTERNASIONAL DKI. JAKARTA

Tujuan penelitian untuk menentukan pengaruh kompetensi dan motivasi pegawai PT Maduroo Internasional. Koesioner didistribusikan kepada 4 supervisi masing-masing divisi. Koesioner tersebut menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Skala likert digunakan sebelum dilakukan pengujian dengan regresi berganda. Hasil penelitian motivasi dan kompetensi PT Maduroo Internasional mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial kompentensi flexibiltas, kemampuan belajar, keinginan berprestasi, bekerja sesuai target, kesediaan bekerjasama, orientasi pelanggan berpengaruh terhadap kinerja. Sedangkan motivasi dalam sisi intrinsik keberhasilan mencapai sesuatu, pengakuan pekerjaan, tanggung jawab, kemajuan karir, pengembangan profesional dan intelektual serta faktor ekstrinsik kebijakan organisasi, hubungan intrapersonal dan gaji memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai
Kata Kunci : Kompetensi, Motivasi, Kinerja pegawai.

Vol 2, No 1 (2016): PENGARUH PROGRAM FACTORY VISIT DAN FILM SHOWING TERHADAP PEMBENTUKAN BRAND IMAGE PADA PT YAKULT INDONESIA PERSADA CICURUG SUKABUMI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pengunjung terhadap program factory visit yang dilaksanakan di PT Yakult Indonesia Persada, untuk mengetahui tanggapan peserta terhadap program film showing yang dilaksanakan di PT Yakult Indonesia Persada dan tanggapan pengunjung dan peserta terhadap brand image PT Yakult Indonesia Persada, serta untuk mengetahui pengaruh program factory visit dan film showing secara simultan dan parsial terhadap pembentukan brand image pada PT Yakult Indonesia Persada. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengunjung dan peserta program factory visit dan film showing PT Yakult Indonesia Persada pada bulan april 2015. Pengambilan sampel berjumlah 120 orang diambil dari kedua program tersebut. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji F, dan uji t dengan menggunakan SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan pengunjung dan peserta terhadap kedua program sangat baik dan tanggapan terhadap brand image pun baik, serta secara simultan program factory visit dan film showing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan brand image dan secara parsial masing-masing program factory visit dan film showing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan brand image PT Yakult Indonesia Persada.
Kata Kunci : Factory visit, Film showing dan Brand image

Vol 2, No 1 (2016): ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DALAM UPAYA MENEKAN JUMLAH KERUSAKAN PRODUK AKHIR PADA PT.BOEHRINGER INGELHEIM INDONESIA

PT. Boehringer Ingelheim merupakan salah satu perusahaan global yang bergerak di bidang farmasi yang memproduksi dan menghasilkan obat-obatan bagi manusia dan hewan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui batas pengendalian tingkat kerusakan produk dan untuk mengetahui upaya perbaikan sistem dalam mengendalikan kualitas produk. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif. Obyek penelitian adalah data kerusakan yang terjadi pada tahun 2014 untuk produk Jenis produk Bisolvon Ex 60ml, Bisolvon Ped 60ml dan Bisolvon Kids 60ml. Analisis pengendalian kualitas dilakukan dengan menggunakan alat bantu statistik yaitu check sheet, peta kendali p, diagram pareto, dan fishbone. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kerusakan produk Bisolvon Ex 60 ml yang melebihi batas toleransi sebanyak 13 (tiga belas) titik, produk Bisolvon Kids 60 ml yang melebihi batas toleransi ada 5 (lima) titik produk Bisolvon Ped 60 ml yang melebihi batas toleransi ada 10 (sepuluh) titik. prioritas perbaikan yang perlu dilakukan untuk menekan jumlah kerusakan yang terjadi untuk ketiga produk adalah loose cap, cap penyok, folding carton yang berbeda warna, dan folding carton yang tersodok mesin. Upaya perbaikan untuk produk Bisolvon Ex 60 ml, Bisolvon Kids 60 ml dan Bisolvon Ped 60 ml. Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan dalam produksi yaitu berasal dari faktor manusia/pekerja, mesin produksi, metode kerja, dan material/ bahan baku.
Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Check Sheet, Peta Kendali P, Diagram Pareto, dan Fishbone Chart..

Vol 2, No 1 (2016): METODE ECONOMIC QUANTITY INTERVAL (EOI) UNTUK OPTIMALISASI PERSEDIAAN BARANG CONSUMABLE ADEM SARI CHINGKU PADA PT SARI ENESIS INDAH CIAWI BOGOR

PT Sari Enesis Indah adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industry minuman. Dalam penelitian ini akan membahas pengendalian persediaan barang consumable tahun 2014 sekaligus untuk merekomendasikan metode pengendalian persediaan barang consumable yang optimal dan optimalisasi total cost untuk perusahaan. Dalam menganalisis pengendalian persediaan digunakan metode EOQ, EOI dan Min-Max untuk membandingkan dan mencari hasil yang paling optimal dan sesuai dengan kondisi perusahaan. Hasil analisis atau perhitungan pengendalian persediaan dianalisis kembali menggunakan Analisis Sensitivitas untuk mengetahui apakah hasil perhitungan tersebut sensitive atau berpengaruh terhadap perubahan harga barang consumable yang diakibatkan oleh inflasi jawa barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang paling optimal dan sesuai dengan kondisi perusahaan adalah metode EOI, dan hasil analisis sensitivitas menunjukan bahwa metode EOI tidak sensitive atau tidak berpengaruh terhadap perubahan harga barang consumable.
Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, Barang Consumable, EOQ, EOI, Min-Max, Analisis
Sensitivitas.


2015


1 - 24 of 24 Items